Puput: Jika Sudah Mampu, Segera Ubah Status Penerima Bantuan Iuran

Pupu Sulastri

Pupu Sulastri

POJOKBANDUNG.com, SOREANG –  Setiap Warga Negara Indonesia berhak atas jaminan sosial kesehatan. Demikian yang disampaikan oleh Pupu Sulastri (39), warga Kabupaten Bandung yang merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Wanita yang terdaftar sebagai peserta JKN-KIS kategori Penerima Bantuan Iuran (PBI) ini mengaku bersyukur sekali keluarganya mendapat bantuan dari pemerintah. Pupu pernah mengalami keadaan dimana saat sakit ia merasa tertolong dengan Program JKN-KIS.


“Bagi keluarga saya, sehat itu penting. Bagaimanapun juga kalau sampai sakit biaya pengobatan itu sekarang pada mahal. Apalagi saya dulu sempat dioperasi karena punya penyakit kanker payudara, kalau tidak ada JKN-KIS uang dari mana berjuta-juta buat bayarnya. Saya waktu itu di operasi sampai 2 kali, semua prosedur dijalani mulai dari pemeriksaan awal di klinik kemudian dirujuk buat ke rumah sakit. Semuanya lancar, tidak ada kendala apa pun,” ucap Pupu, Senin (15/07).

Suaminya merupakan buruh harian lepas yang bekerja di perusahaan tambang. Dari pagi, sang suami sudah bergegas ke ladang penambangan batu. Dengan kondisi ekonomi yang serba berkecukupan, Pupu sangat menggantungkan biaya berobat keluarga pada kartu JKN-KIS di tangannya.

“Dari situlah saya percaya bahwa JKN-KIS hadir untuk membantu masyarakat yang membutuhkan seperti saya ini,” kata Pupu.

Pupu sangat bersyukur ada peran Pemerintah yang sudah memperhatikan keluarganya. Ia berharap, pemerintah dapat mendaftarkan lebih banyak masyarakatnya yang kurang mampu untuk menjadi peserta JKN-KIS melalui segmen PBI.

“Kalau ada peserta PBI sudah mampu, mudah-mudahan juga tergerak hatinya untuk melapor agar statusnya bisa diganti jadi yang bayar sendiri (Pekerja Bukan Penerima Upah – red). Jadi nanti gilirannya digantikan oleh orang-orang yang tidak mampu,” kata Pupu.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Menumpuk di Pasar Gedebage

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Terjadi penumpukan sampah di Pasar Gedebage, Kota Bandung, Senin (17/5). Tumpukan sampah disebut terjadi menjelang lebaran, akibat …