Emil Mulai Garap Infrastruktur Ciamis

PEMBANGUNAN: Pemprov Jabar terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ciamis, salah satunya memanfaatkan Tol Cileunyi-Garut Tasikmalaya untuk memiliki exit tol ke Ciamis. 
(foto: IST)

PEMBANGUNAN: Pemprov Jabar terus mengoptimalkan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Ciamis, salah satunya memanfaatkan Tol Cileunyi-Garut Tasikmalaya untuk memiliki exit tol ke Ciamis. (foto: IST)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyiapkan banyak program pembangunan di Kabupaten Ciamis dalam lima tahun mendatang. Termasuk mengembalikan daerah tersebut sebagai sentra kelapa di Indonesia.

Emil sapaan Ridwan Kamil mengungkapkan, program yang menjadi prioritas adalah pembangunan desa, peningkatan infrastruktur dan menambah lapangan pekerjaan.

“Saya sudah berdiskusi dengan Bupati Ciamis ada beberapa program dalam lima tahun yang akan dikerjasamakan,” kata Emil, Minggu (14/7/2019).

Emil menyebut, program terdekat di bidang infrastruktur adalah menambah pemberhentian stasiun kereta api di sejumlah titik. Penambahan pemberhentian kereta api. Menurutnya, hal itu akan meningkatkan perekonomian masyarakat Tatar Galuh.

“Kenapa dulu ada stasiun kereta api di Ciamis, karena Ciamis pernah jadi penghasil kelapa terbesar di Indonesia namun sekarang sudah menurun. Mudah-mudahan ditambahnya stasiun kereta bisa membangkitkan lagi agar perekonomian meningkat,” ujarnya.

Kemudian, sambung dia, Tol Cileunyi-Garut Tasikmalaya (Cigatas) yang rencananya akan diperpanjang hingga Cilacap, Jawa Tengah, akan memiliki exit tol ke Ciamis. Diketahui Emil telah menandatangani penentuan lokasi (Penlok) Cigatas dan lelang proyeknya akan dilakukan tahun ini.

“Semoga dua sampai tiga tahun selesai nanti akan ada exit tol ke Ciamis. Mari kita doakan, tugas pemimpin kan ikhtiar tugas warga mendoakan agar dilancarkan,” ucapnya.

Di sektor perdesaan, Emil berkomitmen membangun desa digital dengan memasang jaringan internet (wifi) gratis, program One Village One Company (OVOC), satu desa satu hafidz, desa wisata dan Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Mesra).

“Hasilnya dari program desa ini 48 desa dengan status tertinggal kini sudah tidak ada. Sebanyak 530 desa berkembang juga menjadi maju. Silakan bagi desa yang punya potensi ajukan ke kami,” katanya.

Dalam waktu dekat, dirinya juga akan mengundang Bupati Ciamis dengan sejumlah pengusaha kayu Ciamis ke Gedung Sate, Kota Bandung. Emil ingin industri kayu di Ciamis tidak hanya memproduksi dalam bentuk gelondongan melainkan telah menjadi furnitur. Sehingga akan menyerap lebih banyak tenaga kerja.

“Orang Ciamis jangan hanya jual kayu gelondongannya saja tapi ada industri furniturnya yang bisa memberi nilai tambah menyerap pekerjaan untuk para pemudanya,” pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Meriah, Kompetisi Make Up QL Cosmetic

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-Puluhan makeup artist pemula (MUA), profesional dan kalangan umum memeriahkan gelaran kompetisi makeup yang digagas produsen kosmetik terkenal QL …
undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …
pembangunan

Pembangunan NS-Link Belum Jelas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan tol dalam kota North South Link (NS-Link) di Kota Bandung tidak jelas keberlanjutannya. Padahal sebelumnya, …
pts

Tel-U Peringkat Pertama PTS di Indonesia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University (Tel-U) menempati peringkat kesatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia …
sportifitas

Tanamkan Sportifitas Sejak Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebanyak 16 tim sepak bola tingkat SMP se – Jawa Barat meriahkan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019. …