BWM Berhasil Kelabui Pemkot Cimahi

ILUSTRASI : Sejumlah kendaraan melewati kawasan Industri, Jalan Cibaligo, Kota Cimahi, Kamis (11/7/2019).
(  foto ; NOPRIYANTO D.W / JOB FOTO 1 )

ILUSTRASI : Sejumlah kendaraan melewati kawasan Industri, Jalan Cibaligo, Kota Cimahi, Kamis (11/7/2019). ( foto ; NOPRIYANTO D.W / JOB FOTO 1 )

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – PT. Bintang Warna Mandiri (BWM), melakukan pencemaran lingkungan, dengan membuang limbah cair secara langsung ke aliran Sungai Citarum. Tindakan tak terpuji itu diketahui oleh tim Satgas Citarum Sektor 21, saat melakukan patroli rutin disertai laporan sejumlah warga.

Komandan Sektor 21 Satgas Citarum, Kolonel Inf Yusep Sudrajat mengatakan, saat pihaknya melaksanakan patroli, ditemukan adanya saluran yang mengeluarkan limbah cair secara langsung ke sungai tanpa pengolahan terlebih dahulu.

“Pihak pabrik membuat saluran sendirI, sehingga dianggap menyalahi aturan,” kata Yusef.

Menurutnya, setelah dilakukan penyusuran, saluran siluman itu langsung mengarahkan limbah cair ke aliran sungai yang bermuara ke Sungai Citarum. Selain itu, Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang ada pun ternyata tidak berfungsi secara maksimal.

“Dari hasil temuan, limbah ini belum diolah karena masih berwarna coklat pekat dan beruap. Kondisinya yang berbahaya itu langsung dibuang ke aliran sungai, jelas membahayakan dan merusak kondisi sungai,” jelasnya.

Menindaklanjuti temuan tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cimahi yang berwenang memberikan sanksi.

“Kalau sanksi mungkin jadi ranahnya DLH Kota Cimahi, dan pasti ada sanksinya. Sedangkan Satgas Citarum Harum, langsung melakukan penutupan saluran itu dengan dicor, biar mereka jera,” tegasnya.

Tindakan pencemaran lingkungan oleh industri yang bergerak di bidang tekstil itu, seolah menganggap remeh aturan yang ditetapkan Pemerintah Kota Cimahi.

Kepala DLH Kota Cimahi, Mochamad Ronny mengatakan, terkait pencemaran lingkungan tersebut pihaknya akan segera melakukan verifikasi untuk memastikan pelanggaran yang sudah dilakukan PT. Bintang Warna Mandiri.

“Kami verifikasi ke lapangan, mengambil sample lalu uji laboratorium untuk mengecek baku mutu limbah cair yang dibuang ke aliran anak sungai Citarum, untuk sanksinya disesuaikan dengan hasil verifikasi,” kata Ronny.

Kendati demikian, sanksi administrasi sudah diberikan ke perusahaan karena secara terang-terangan melakukan pelanggaran dengan membuang limbah sembarangan dan membuat saluran siluman.

“Sanksinya yang kita berikan adalah administratif atau tertulis, bahwa pertama perusahaan kita tegur dulu. Setelah itu pelanggarannya harus diperbaiki sesuai aturan,” katanya.

Pihaknya juga akan meningkatkan pengawasan agar tidak ada lagi temuan pabrik yang membuat saluran pembuangan limbah ilegal karena limbahnya bisa mencemari aliran anak Sungai Citarum.

“Pasti kalau pengawasan akan kami tingkatkan karena hal itu berkaitan dengan percepatan pengendalian DAS Citarum. Tapi memang sulit, karena personel terbatas, dan tidak mungkin memantau 24 jam penuh. Jadi kami mengandalkan bantuan Satgas Citarum Harum juga,” tandasnya.

Sementara pihak perusahaan menolak untuk ditemui ketika akan dikonfirmasi mengenai pelanggaran yang sudah dilakukan.

(dan)

Loading...

loading...

Feeds

dinkes

Dinkes Bandung Utamakan Kualitas Puskesmas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bandung lebih mementingkan kualitas dibandingkan kuantitas Puskesmas. “Untuk kondisi sekarang, yang penting bagi …
dpd

DPD KNPI Kota Bandung Gelar Orientasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peringati hari kemerdekaan Republik Indonesia, DPD KNPI Kota Bandung menggelar orientasi 210 peserta di salah satu pusat pendidikan …
kodim

Kemarau, Kodim 0605 Subang Bantu Petani

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Kodim 0605/Subang telah menyiapkan langkah antisipasi untuk menghadapi musim kemarau panjang. Salah satunya adalah dengan melakukan pengawalan …
zurich

Zurich Luncurkan Asuransi Kelas Dunia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Zurich Indonesia meluncurkan produk asuransi penyakit kritis terbaru Zurich Critical Advantage (ZCA) dengan manfaat utama perawatan medis …
perdamaian

MWA Unpad Belum Ajukan Perdamaian

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Tim Pengacara calon rektor (carek) Unpad, Prof Atip Latipulhayat, mengakui belum mendapat ajakan perdamaian secara serius dari Majelis …