30 Calon Mahasiswa Dapat Beasiswa Aperti BUMN

FOTO BERSAMA: (kiri-kanan) Direktur Poltek Pos, Agus Purnomo. Ketua STT PLN, Iwa Garniwa. Rektor Telkom University, Adiwijaya. Wakil rektor III Universitas Pertamina, Budi Soetjipto. Wakil Rektor I UISI, Tjiptohadi Sawarjuwono. Ketua Stimlog, Rachmawati Wangsaputra.
( foto : ASEP RAHMAT/ RADAR BANDUNG )

FOTO BERSAMA: (kiri-kanan) Direktur Poltek Pos, Agus Purnomo. Ketua STT PLN, Iwa Garniwa. Rektor Telkom University, Adiwijaya. Wakil rektor III Universitas Pertamina, Budi Soetjipto. Wakil Rektor I UISI, Tjiptohadi Sawarjuwono. Ketua Stimlog, Rachmawati Wangsaputra. ( foto : ASEP RAHMAT/ RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Aliansi Perguruan Tinggi (Aperti) BUMN membuka beasiswa perguruan tinggi. Pendaftaran yang dimulai sejak 1 Mei sampai 14 Juni 2019 telah menerima 49.527 pendaftar. Namun, hanya 30 peserta yang dinyatakan lolos seleksi.

Aperti BUMN terdiri dari enam perguruan tinggi meliputi Telkom University dengan 19.179 pendaftar. Universitas Pertamina dengan 18.345 pendaftar. UISI dengan 4.104 pendaftar. STT PLN dengan 3.521 pendaftar. Poltek POS sebanyak 2.972 pendaftar dan Stimlog sebanyak 1.406 pendaftar.
Dari sekian banyak pendaftar, masing-masing perguruan tinggi menyeleksi hingga mengkerucut jadi lima calon mahasiswa.


Masing-masing perguruan tinggi menerima lima calon mahasiswa. Jika ditotal seluruhnya ada 30 peserta yang dapat beasiswa,” ucap Wakil Ketua Aperti BUMN, Adiwijaya di Gedung Bangkit, Telkom University, Kamis (11/7/2019).

Adiwijaya mengungkapkan,
30 peserta yang mendapat beasiswa Aperti BUMN dinyatakan telah lolos seleksi berkas, tahapan tes online dan wawancara. Kata dia, semuanya bakal mendapatkan full beasiswa sampai lulus.

“Beasiswa yang diberikan diluar biaya mahasiswa sehari-hari. Mereka (peserta) akan mulai tahapan masuk perkuliahan sekitar akhir Juli 2019,” jelas Adiwijaya yang juga menjabat Rektor Telkom University.

Adiwijaya menambahkan, jumlah pendaftar beasiswa ini diluar perkiraan. Dalam kurun waktu yang sangat singkat, hanya 1,5 bulan masyarakat dari seluruh pelosok Indonesia banyak yang mendaftar.

“Rencana tahun depan jumlah kuota untuk akan terus ditambah,” tutup Adiwijaya.

Direktur Poltek Pos, Agus Purnomo menambahkan, dari lima calon mahasiswa ada yang masuk dari jalur prestasi yakni sebagai atlet taekwondo yang berasal dari Jawa Timur.

“Kedepannya kami setuju kuota penerima beasiswa ditambah, karena kami yakin banyak masyarakat berprestasi baik akademik maupun non akademik yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi,” pungkasnya.

(arh)

loading...

Feeds

ciilin

Perbaiki Alun-Alun Cililin Tahun 2020

POJOKBANDUNG.com, CILILIN – Pemkab Bandung Barat segera merevitalisasi wilayah sekitar Alun-Alun Cililin termasuk Masjid dan kantor Kecamatan Cililin. Bupati Bandung …
cimahi

Harga Cabai di Cimahi Naik 10 Persen

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kemarau panjang yang terjadi di beberapa daerah mulai memengaruhi pasokan komoditas sayuran ke Kota Cimahi sehingga mengalami …
timor

Peledakan Pertama di Timor Leste

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – PT. DAHANA (Persero) melakukan first blasting di project kuari Tibar Bay Port Dili Timor Leste, Jumat (12/7/2019). …
ciamis

Emil Mulai Garap Infrastruktur Ciamis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyiapkan banyak program pembangunan di Kabupaten Ciamis dalam lima tahun mendatang. Termasuk …
lautze

Masjid Lautze 2 Dapat Wakaf Rp150 Juta

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perluasan lahan baru Masjid Lautze 2 masih berlanjut, dengan bantuan dana Badan Wakaf Salman ITB sebesar Rp150 …
dlh

DLH Kota Cimahi Sulit Awasi Limbah Pabrik

CIMAHI – Minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, berdampak pada permasalahan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh …
konfercab

18 PAC PDIP Subang Tolak Hasil Konfercab

POJOKBANDUNG.com, SUBANG- Hasil Konferensi cabang (Konfercab) DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Subang yang berlangsung di salah satu hotel …
perda

Perda KTR Tak Pengaruhi Pasar Tembaku

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memiliki Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang sudah ketuk palu pada 21 …