Warga Gadobangkong Kbb Mulai ‘Kekeringan’

MENGISI : Warga Gadobangkong, Iis mengisi air bersih di Jalan H Gopur Gadobangkong, Ngamprah, Rabu (10/7/2019). (foto : MOCH HABIBI/RADAR BANDUNG)

MENGISI : Warga Gadobangkong, Iis mengisi air bersih di Jalan H Gopur Gadobangkong, Ngamprah, Rabu (10/7/2019). (foto : MOCH HABIBI/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sejumlah warga di Desa Gadobangkong, Kabupaten Bandung Barat (KBB) sudah mulai merasakan kesulitan mencari air bersih.

Krisis air bersih tersebut mulai terjadi sejak musim kemarau melanda wilayah KBB dan sekitarnya, sehingga warga berharap ada bantuan dari pemerintah.

“Kondisi gini sudah lebih dari sebulan. Warga sulit dapat air bersih untuk kebutuhan sehari-hari,” kata salah seorang warga, Iis (52), di Jalan H Gopur Gadobangkong, Ngamprah, Rabu (10/7/2019).

Dia mengaku, untuk mendapatkan kebutuhan air bersih hanya mengandalkan belas kasihan warga yang memiliki sumur bor. Sementara kalau ingin mandi warga terpaksa antre membawa jeriken dan ember. Sedangkan pasokan air ledeng yang selama ini diandalkan untuk kehidupan keluarganya sudah menurun drastis.

Untuk kebutuhan mandi dan memasak bagi tujuh anggota keluarganya, dia bersama warga lainnya lainnya setiap hari terpaksa berjalan mengangkut air sejauh 500 meter.

Air ledeng yang mengocor ke rumahnya sudah sebulan terakhir terus berkurang, sedangkan setiap bulan dia harua membayar tagihan air ledeng sekitar Rp 120.000 meskipun pasokan air minum. “Air ledengnya nggak ada, kalau ngalir malam hari. Tapi meski airnya berkurang bayar bulanannya tetep aja segitu,” keluhnya.

Warga lainnya, Yudi (26) menambahkan, meski telah sebulan kesulitan air warga belum pernah mendapat bantuan pasokan air bersih dari pemerintah daerah.

Padahal kondisi ini sudah dilaporkannya kepada aparat pemerintahan setempat dan berharap segera ada bantuan air bersih untuk kebutuhan warga. Sedangkan air ledeng sudah tidak bisa diandalkan karena alasannya sumber dari mata airnya berkurang.

“Jangankan untuk kebutuhan mandi dan mencuci pakaian, air untuk berwudhu saja kadang saya harus ngangkut dulu minta ke warga yang sumur bornya masih keluar air,” pungkasnya.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

XL

XL Gelar Kompetisi Digi Race 2019

pojoksatu.com,SEMARANG – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) menggelar kompetisi permainan interaktif berbasis digital “Digi Race Competition 2019”. Kompetisi tahunan …
angin

Selamat Datang Angin Puting Beliung

pojoksatu.com,SUBANG–Wilayah Kabupaten Subang mulai didera bencana. Kali ini, Hujan disertai angin puting beliung melanda Desa Desa Cimasayasi, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten …
PDT

Desa Siluman Bukan Desa Fiktif

pojoksatu.com,SUBANG– Wakil Menteri Desa dan PDT, Budi Arie Setiadi, menegaskan Desa Siluman di Kecamatan Pabuaran Kabupaten Subang, bukan desa fiktif. …
bunda

Fokus Tingkatkan Gaya Hidup Sehat

pojoksatu.com,Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bandung, Kurnia Agustina mengajak seluruh orangtua di Kabupaten Bandung untuk menerapkan gaya hidup …
KPK

KPK Panggil Dua Saksi Soal Fasilitas Sukamiskin

pojoksatu.com,BANDUNG – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dua saksi dalam penyidikan kasus suap pemberian fasilitas atau perizinan keluar Lapas Kelas …