Sebagian Peternak Ayam Pedaging Berhenti

MENGELUH : Euis (48) pedagang daging ayam potong di pasar Tagog Padalarang KBB, mengeluhkan harga ayam potong yang mengalami kenaikan hingga Rp. 34,000/Kg, Selasa (9/7/2019). (foto :RAMADAN/FOTOGRAFER)

MENGELUH : Euis (48) pedagang daging ayam potong di pasar Tagog Padalarang KBB, mengeluhkan harga ayam potong yang mengalami kenaikan hingga Rp. 34,000/Kg, Selasa (9/7/2019). (foto :RAMADAN/FOTOGRAFER)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebagian peternak ayam pedaging di Kabupaten Bandung Barat memilih menghentikan produksi akibat anjloknya harga jual yang terjadi beberapa pekan lalu.

Dampaknya menimbulkan kelangkaan daging ayam di sejumlah pasar tradisional. Kelangkaan daging ayam terjadi di Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung dan Kota Cimahi.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan (Dipernakan) Kabupaten Bandung Barat Unang Husni Tamrin mengatakan, pasca Lebaran harga daging ayam anjlok hingga Rp 29.000-Rp 30.000 per kilogram, namun sekarang meroket dengan harga tertinggi Rp 43.000 per kilogram.

“Khusus di Bandung Barat, berdasarkan pemantauan yang dinas lakukan banyak peternak yang berhenti produksi. Selain karena faktor cuaca, juga dipengaruhi anjloknya harga ayam di tingkat peternak yang terjadi beberapa waktu lalu. Peternak merugi, karena harga jual ayam hidup jatuh sementara di pasaran masih tinggi. Daripada rugi, sebagian peternak memilih stop produksi,” ungkap Unang di Cisarua, Selasa (9/7/2019).

Husni menambahkan, berhentinya sebagian peternak secara otomastis mengurangi pasokan ayam pedaging ke pasar. Sehingga mendongkrak kembali harga daging ayam. “Hanya memang ketika sekarang harganya melambung tinggi, sebagian peternak di Bandung Barat tidak bisa menikmatinya,” ujarnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, harga jual ayam hidup di tingkat peternak sempat di bawah Rp 10.000 per kilogram. Kondisi ini menyebabkan peternak mengalami kerugian cukup besar.

Sebelumnya harga daging ayam di sejumlah pasar tradisional Kota Bandung, Kabupaten Bandung,  Kabupaten Bandung Barat dan Kota Cimahi terdongkrak naik di kisaran Rp 38.000 sampai Rp 43.000 per kilogram.

Kelangkaan ayam pedaging mulai dirasakan pedagang sudah terjadi dua minggu terakhir.  Bahkan, ada seorang pedagang yang mengaku tidak kebagian ayam ukuran sedang yang biasa dibeli oleh pedagang goreng ayam dan rumah makan.

“Sudah tiga hari terakhir saya kesulitan mendapatkan ayam ukuran sedang dan kecil. Kalau yang besar untuk konsumsi rumah tangga masih banyak,” kata Emih (48) pedagang daging ayam di Pasar Padalarang, belum lama ini.

Ia mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab langkanya daging ayam ukuran sedang dan kecil. Menurut penuturan suaminya, di peternak sudah jarang ayam ukuran tersebut.

“Yang berbelanja ayam kan suami, biasanya ke daerah Pasirjambu, Ciwidey dan sekitarnya. Katanya, lagi kosong. Tadi banyak langganan (rumah makan) yang mau beli daging ayam ukuran sedang, terpaksa membeli daging ayam besar. Diakalinya, dipotong lebih kecil. Biasanya dipotong sembilan sekarang jadi 12,” tuturnya.

Salah seorang pemilik warung nasi, Yuliana (41) mengaku heran dengan tingginya fluktuasi harga daging ayam. Kondisi sekarang mirip dengan Ramadan lalu.

“Harganya sempat turun drastis,  tapi sekarang naiknya tajam sekali. Sudah begitu, susah sekali mendapat daging ayam. Yang ada hanya ayam ukuran besar,” keluh Yuliana.

(bie)

loading...

Feeds

ciilin

Perbaiki Alun-Alun Cililin Tahun 2020

POJOKBANDUNG.com, CILILIN – Pemkab Bandung Barat segera merevitalisasi wilayah sekitar Alun-Alun Cililin termasuk Masjid dan kantor Kecamatan Cililin. Bupati Bandung …
cimahi

Harga Cabai di Cimahi Naik 10 Persen

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kemarau panjang yang terjadi di beberapa daerah mulai memengaruhi pasokan komoditas sayuran ke Kota Cimahi sehingga mengalami …
timor

Peledakan Pertama di Timor Leste

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – PT. DAHANA (Persero) melakukan first blasting di project kuari Tibar Bay Port Dili Timor Leste, Jumat (12/7/2019). …
kota

Peran Ulama Sinergikan Pembangunan Kota

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Walikota Bandung, Oded M. Danial memastikan membutuhkan ulama untuk membangun Kota Bandung. Hubungan umara (pemimpin pemerintahan) dengan …
ciamis

Emil Mulai Garap Infrastruktur Ciamis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyiapkan banyak program pembangunan di Kabupaten Ciamis dalam lima tahun mendatang. Termasuk …
lautze

Masjid Lautze 2 Dapat Wakaf Rp150 Juta

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perluasan lahan baru Masjid Lautze 2 masih berlanjut, dengan bantuan dana Badan Wakaf Salman ITB sebesar Rp150 …
dlh

DLH Kota Cimahi Sulit Awasi Limbah Pabrik

CIMAHI – Minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, berdampak pada permasalahan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh …
konfercab

18 PAC PDIP Subang Tolak Hasil Konfercab

POJOKBANDUNG.com, SUBANG- Hasil Konferensi cabang (Konfercab) DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Subang yang berlangsung di salah satu hotel …
perda

Perda KTR Tak Pengaruhi Pasar Tembaku

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat memiliki Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang sudah ketuk palu pada 21 …