Student Company Competition 2019 Cari Siswa Terbaik

SUKSES: Pelajar yang mendirikan HOW SC ini menyisihkan empat sekolah lainnya dan akan mewakili wilayah Bandung untuk bertarung dalam kompetisi bisnis tingkat Nasional, Indonesia Student Company Competition 2019, Agustus mendatang. (foto : IST)

SUKSES: Pelajar yang mendirikan HOW SC ini menyisihkan empat sekolah lainnya dan akan mewakili wilayah Bandung untuk bertarung dalam kompetisi bisnis tingkat Nasional, Indonesia Student Company Competition 2019, Agustus mendatang. (foto : IST)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lima sekolah terbaik di Kota Bandung “bertarung” menjadi yang terbaik di Student Company Competition 2019. Hanya ada satu sekolah yang akan dipilih untuk menjadi perwakilan wilayah Bandung ke skala nasional, kemudian jika terpilih kembali akan berangkat ke Asia Pasifik membawa nama Indonesia.

Kelima sekolah tersebut SMAN 10 Bandung, SMAN 11 Bandung, MAN 2 Bandung, SMAN 1 Cisarua dan SMAN 1 Ngamprah. Selama 6 bulan, tim Prestasi Junior Indonesia melakukan checking proses diantarnya proses pembuatan produk, interaksi siswa dengan pelaku bisnis secara profesional seperti apa, hingga memasarkan produk yang tidak hanya dijual di dalam lingkup sekolah.

Co-Founder and Academic Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner menyebut, tahun ini para siswa sangat luar biasa menunjukkan perkembangannya sejak lima tahun terakhir. Mengingat, target yang dimiliki siswa di Kota Bandung tak hanya skala nasional melainkan internasional.

“Ada beberapa sekolah yang membuat makanan ringan untuk ikut di Student Company Competition 2019, tapi tidak kami pilih karena itu tidak inovatif. Kami menginginkan lebih dari itu, dan terseleksi lima sekolah ini, dan saat ini membuat keputusan siapa yang akan berangkat ke Jakarta sangat sulit karena semua produknya sangat luar biasa inovatif,” ujar Robert saat ditemui wartawan di Atrium Braga Citywalk, Sabtu (6/7/2019).

Kompetisi semakin sulit mengingatkan SMAN 1 Cisarua yang terus menerus menjadi perwakilan Kota Bandung ke skala nasional, bahkan dua tahun yang lalu mereka berahasia membawa Kota Bandung, Indonesia, meraih penghargaan dari pemerintah Cina.

“Ada satu sekolah lagi yang menjadi saingan berat dari SMAN 1 Cisarua saat ini, itu membuat para juri melakukan diskusi cukup alot,” tambahnya.

Robert mengaku, berdasarkan hasil survei Pathways to Progress yang dilakukan Citi Foundation dan Ipos di 2017, ada 79 persen anak muda yang sudah konsisten menyatakan mereka membutuhkan keterampilan dan pengetahuan sebelum memulai usaha.

Namun, tingginya minat kewirausahaan tidak menjadi jaminan anak muda dalam berbisnis dari 44 persen hanya 6 persen yang bisa berhasil.

Menurut Robert, jika sejak usia 15-17 tahun para siswa belajar dan berani memulai usaha yang kecil maka hal itu menjadi modal yang cukup besar bagi dirinya memulai masa depan yang baik.

“Sejak lima tahun lalu hingga saat ini sudah ada 46 ribu sisa yang diberikan manfaat melalui edukasi kewirausahaan oleh Prestasi Junior Indonesia dan Citi Foundation.
.” tuturnya.

Sementara itu, President Director Smancis SC 5, Siti Aisyah bersama timnya melakukan inovasi Supersida atau biopestisida hayati dengan bahan aktif cendawan beauveria bassiana yang mampu mengendalikan hama perusak tanaman dengan aman.
Aisyah menyebut Supersida produksinya tidak memberikan efek resistansi.

“Kalau pestisida kimia menyebabkan resistensi dengan bisa ada ledakan hama yang sulit ditanggulangi dan menjadi faktor gagal panen,” ujarnya.

Di awal prosesnya, ada 200 liter yang sudah diproduksi atau setara dengan 200 botol dengan bandrol per botolnya Rp40.000. Kini, penjualannya sudah masuk ke lingkup komunitas petani sekitar Bandung.

“Kita untuk memulai membutuhkan waktu cukup lama yaitu tiga minggu, tapi sekarang dalam tiga minggu bisa berkali lipat produksinya. Karena hanya memperbanyak jamur,” tutur Aisyah.

Selain itu, President Director HOW SC, Dzaky Muhammad Abdullah Rahim menyebut bisnis yang diajarkan oleh Prestasi Junior Indonesia memberikan profit sekaligus manfaat yang sangat luar biasa.

“Kami di didik untuk bisa menyeimbangkan antara keuntungan tang diraih degan kontribusi sosial yang diberikan,” tutur Dzaky.

(arh)

loading...

Feeds

ciilin

Perbaiki Alun-Alun Cililin Tahun 2020

POJOKBANDUNG.com, CILILIN – Pemkab Bandung Barat segera merevitalisasi wilayah sekitar Alun-Alun Cililin termasuk Masjid dan kantor Kecamatan Cililin. Bupati Bandung …
cimahi

Harga Cabai di Cimahi Naik 10 Persen

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kemarau panjang yang terjadi di beberapa daerah mulai memengaruhi pasokan komoditas sayuran ke Kota Cimahi sehingga mengalami …
timor

Peledakan Pertama di Timor Leste

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – PT. DAHANA (Persero) melakukan first blasting di project kuari Tibar Bay Port Dili Timor Leste, Jumat (12/7/2019). …
andir

Pelaku Penusuk Warga Andir Ditangkap Polisi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Polisi berhasil meringkus pelaku penusukan yang menyebabkan Gani Nugraha (40) tewas. Pelaku diamankan saat berada di sekitar …
ciamis

Emil Mulai Garap Infrastruktur Ciamis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyiapkan banyak program pembangunan di Kabupaten Ciamis dalam lima tahun mendatang. Termasuk …
lautze

Masjid Lautze 2 Dapat Wakaf Rp150 Juta

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perluasan lahan baru Masjid Lautze 2 masih berlanjut, dengan bantuan dana Badan Wakaf Salman ITB sebesar Rp150 …
dlh

DLH Kota Cimahi Sulit Awasi Limbah Pabrik

CIMAHI – Minimnya Sumber Daya Manusia (SDM) Dinas Lingkungan Hidup Kota Cimahi, berdampak pada permasalahan pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh …
konfercab

18 PAC PDIP Subang Tolak Hasil Konfercab

POJOKBANDUNG.com, SUBANG- Hasil Konferensi cabang (Konfercab) DPC Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Subang yang berlangsung di salah satu hotel …