Anjing Tuntun Tunanetra ke Masjid

Mohammed Abraar Khatri Membawa Anjing Untuk Menuntunnya Ke Masjid. (foto : ILUSTRASI)

Mohammed Abraar Khatri Membawa Anjing Untuk Menuntunnya Ke Masjid. (foto : ILUSTRASI)

POJOKBANDUNG.com, PERISTIWA- perempuan yang membawa anjing ke area Masjid Al Munawaroh, Sentul, Bogor, Jawa Barat memicu polemik. Kasus yang kini ditangani Polres Bogor itu dianggap mencederai perasaan umat Islam.


Polemik anjing dan masjid pernah juga menjadi pembahasan saat seorang pemuda Muslim asal Leicester, Inggris, membawa anjing ke masjid pada 2008. Tapi, berbeda dengan kasus SM, anjing tersebut menuntun Mohammed Abraar Khatri, yang tunanetra, menuju masjid.

Dikutip dari laman BBC, Kamis 4 Juli 2019, Dewan Syariah Inggris bahkan sempat mengeluarkan fatwa mengenai terkait peristiwa itu. Fatwa tersebut memperbolehkan Mohammed membawa anjing. Tapi, anjing itu tidak diizinkan untuk dibawa masuk ke area sholat.

Fatwa tersebut didukung organisasi Guide Dogs for the Blind. Organisasi itu menyebut fatwa tersebut sebagai ” langkah maju yang besar bagi Muslim tunanetra dan penglihatan bermasalah”

” Diharapkan juga bahwa para pemimpin masjid baik di Inggris maupun internasional sekarang akan membuat penyesuaian serupa untuk memungkinkan pemilik anjing pemandu Muslim memasuki masjid mereka”

Mohammed tiap saat dituntun oleh anjing peliharaan bernama Vargo. Anjing berjenis golden retriever itu hanya duduk dan menuntun Mohammed hingga masjid.

Dewan Kemakmuran Masjid Bilal kemudian mendirikan kandang di pintu masuk agar Vargo dapat tak berkeliaran, sementara pemiliknya sedang sholat.

Direktur Dewan Imam dan Masjid Inggris, Mohammad Shahid Raza, berharap, inovasi ini dapat diikuti banyak masjid.

” Fasilitas seperti itu menunjukkan sikap Islam dalam membantu orang-orang berkebutuhan khusus dan meningkatkan layanan yang kami berikan kepada komunitas Muslim,” kata Shahid.

Ayah Mohammed, Gafar Khatri, mengatakan, anjing itu membuat sang anak lebih mandiri. Anjing itu dapat menuntun Mohammed ke mana saja.

” Jelas ini adalah hari-hari awal tetapi kepercayaan dirinya tumbuh setiap hari,” ujar dia.

Pembahasan mengenai penggunaan anjing penuntun juga muncul di Malaysia. Dilaporkan Asia One, Mufti Perlis, Juanda Jaya, penggunaan jasa anjing pemandu diperbolehkan dalam Islam.

” Menurut saya, tidak ada masalah untuk menggunakan anjing guna keperluan berburu, menjaga dan penuntun,” kata Juanda, dilaporkan AsiaOne.

(net/bbc/gat)

Loading...

loading...

Feeds

ITB Gelar Virtual Job Fair 21-27 Oktober 2021

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG-  ITB melalui unit di bawah Direktorat Kemahasiswaan, ITB Career Center kembali mengadakan bursa kerja (job fair). Bursa kerja …

Rizal Ramli Dinilai Bisa Selesaikan Multikrisis

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Indonesia yang sedang mengalami multikrisis membutuhkan pemimpin yang memiliki integritas dan kemauan dalam melakukan perubahan. Selain itu, …

Lembang Diterjang Banjir dan Longsor

POPJOKBANDUNG.com, LEMBANG – Dua kejadian bencana banjir menerjang Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (19/10). Akibatnya, sejumlah rumah mengalami kerusakan. …