Akhir Tahun Kota Bandung Punya Taman Baru

RUSAK: Sejumlah fasilitas kursi di Taman Tugu Pramuka Rusak dan hilang di Jalan R.E,Martadinata, Kota Bandung, Minggu (16/6/2019). Taman Wisata Air di Cibiru diharapkan selesai pada akhir tahun 2019.
( Foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

RUSAK: Sejumlah fasilitas kursi di Taman Tugu Pramuka Rusak dan hilang di Jalan R.E,Martadinata, Kota Bandung, Minggu (16/6/2019). Taman Wisata Air di Cibiru diharapkan selesai pada akhir tahun 2019. ( Foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Taman Wisata Air di Cibiru diharapkan selesai pada akhir tahun 2019. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Didi Ruswandi bersama Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung Dadang Darmawan, menyampaikan proses dari program tata kelola air hujan di taman sejarah, Bandung, Kamis (27/6/2019).


12 kolam retensi di Cisuripan sudah berhasil digali dan dua kolam lainnya sedang dalam proses penggalian. Dari 14 total kolam retensi yang sudah digali, selanjutnya akan ada pembentukan dinding sungai yang saat ini prosesnya sedang dalam tahap pembangunan. Kedalaman dari masing – masing kolam retensi tersebut bervariasi, pemerintah sendiri menargetkan kedalaman dari kolam tersebut sekitar dua meter.

Bukan hanya pembangunan kolam retensi, program tata kelola air hujan yang sedang dilakukan oleh pemerintahan yaitu sumur resapan. Sumur resapan ini lebih efektif dibandingkan dengan kolam retensi dengan syarat jika diaplikasikan dilahan yang kecil. Namun dari segi fungsi, kolam retensi lebih banyak manfaatnya.

Didi berharap, masyarakat bisa melihat dan merasakan manfaat dari pembangunan Taman Wisata Air ini pada bulan desember. Namun, jika dari fungsi dasar pembangunan kolam retensi tersebut akan selesai pada bulan Agustus. “Kalau sudah hijau, mudah – mudahan di akhir tahun, kalau tata hijau sudah ter implementasikan. Kalau hanya sekedar kolamnya agustus mudah – mudahan beres,” kata Didi.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman, Pertanahan dan Pertamanan Kota Bandung Dadang Darmawan menyampaikan dari konsep pembangunan Taman Wisata Air ini untuk mengoptimalkan fungsi Ruang Terbuka Hijau di Cibiru.

Pada awalnya, RTH di Cisurupan hanya digunakan sebagai sawah, dan kolam. Namun setelah berdiskusi dengan pihak terkait konsep pengoptimalan RTH ini akan dibuat sebagai fungsi penyerap air juga sebagai area edukasi dan rekreasi warga Kota Bandung khususnya warga Cibiru.

“Ternyata RTH yang kita punya di Cisuripan itu fungsinya hanya menyerap air, kenapa kita tidak fungsikan lebih bagus lagi? Akhirnya kita coba berdiskusi dengan aparat pemerintah khususnya pa Camat. Bagaimana RTH di Cisurupan ini kita buat RTH yang multifungsi. Jadi disana ada fungsi untuk parkir air, kemudian kita buat ruang publik yang bisa dijadikan wahana edukasi atau tempat bersosialisasi untuk warga,” ucap Dadang.

Ia juga menyampaikan, bahwa dampak yang akan dirasakan oleh warga setelah Taman Wisata Air ini dibuka bukan hanya hadirnya taman baru yang ada diwilayah timur. Tapi, dampak yang utama yaitu pada saat musim kemarau datang, warga mempunyai cadangan air.

(job6)

 

 

Loading...

loading...

Feeds