Calon Jemaah Haji Harus Tunggu 15 Tahun

TES : Calon jemaah haji (CJH) Kota Cimahi menjalani tes kesehatan di area halaman gedung Cimahi Technopark, Jalan Baros, Rabu (24/4/2019).
( Foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

TES : Calon jemaah haji (CJH) Kota Cimahi menjalani tes kesehatan di area halaman gedung Cimahi Technopark, Jalan Baros, Rabu (24/4/2019). ( Foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Masyarakat Kota Cimahi yang berniat menunaikan ibadah haji dihadapkan pada waktu tunggu yang cukup lama, yakni sekitar 15 tahun sebelum bisa berangkat ke tanah suci.


Lamanya daftar tunggu itu disesuaikan dengan kuota haji yang disediakan pemerintah pusat. Jika mendaftar tahun 2019, calon jemaah haji baru akan berangkat pada tahun 2034.

Menurut Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Cimahi, Munawir Sulaeman, saat ini jumlah daftar tunggu calon jemaah haji lebih dari 10 ribu orang.

“Tiga tahun yang lalu itu daftar tunggunya masih tujuh tahun, tapi tahun ini jadi lebih lama, sampai 15 tahun. Karena kuotanya terbatas, sedangkan peminatnya membludak,” ujar Munawir saat ditemui di Kantor Kemenag Kota Cimahi, Jalan Kamarung, Kota Cimahi, Rabu (26/6/2019).

Pada tahun ini, ada sekitar 561 jemaah haji yang akan diberangkatkan ke tanag suci. Kuota keberangkatan menurun dibandingkan tahun lalu yang mencapai 580 orang.

“Disesuaikan dengan penambahan calon jemaah haji dari daerah lain. Jadi tiap daerah ada pengurangan juga, memfasilitasi calhaj dari daerah lain yang kuotanya lebih sedikit,” ungkapnya.

Para calon jemaah haji asal Kota Cimahi itu akan diberangkatkan dalam dua gelombang, yakni 15 Juli dan 2 Agustus mendatang. Gelombang pertama akan berangkat sebanyak 410 orang pada kloter 33.  Sedangkan gelombang dua sebanyak 151 orang pada kloter 90.

Para calon jemaah haji itu tidak akan langsung diterbangkan ke makkah, melainkan menuju asrama haji di Bekasi terlebih dahuli.

“Untuk transportasi dari Cimahi ke Bekasi sudah disiapkan. Tahun ini dibantu sama Pemkot Cimahi. Kalau Cimahi berangkat dari Cengkareng, tidak bisa dari BIJB Kertajati,” jelasnya.

Persiapan keberangkatan para calon jemaah haji sudah selesai dilakukan Kemenag Kota Cimahi, seperti manasik haji dan pemeriksaan kesehatan dibantuk oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi.

“Pemeriksaan kesehatan sudah. Mereka sudah melalui tes kesehatan baik vaksin dan lainnya. Untuk administrasi seperti visa dan pasport juga selesai, jadi sudah siap terbang,” tandasnya.

(dan)

Loading...

loading...

Feeds