Tingkatkan Mutu Pelayanan Melalui Evaluasi Diagnosa Non Spesialistik

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – BPJS Kesehatan Cabang Cimahi menggelar Pertemuan Pembahasan Diagnosa Non Spesialistik dengan para Tenaga Kesehatan di Puskesmas di wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cimahi. Kegiatan ini diselenggarakan untuk mengevaluasi dan membuat kesepakatan antara tenaga kesehatan serta regulator memiliki persamaan persepsi terkait jenis-jenis diagnosa penyakit yang bisa ditangani di FKTP tanpa harus dirujuk ke Rumah Sakit.


“Dengan adanya kegiatan ini, harapannya pemahaman untuk jenis-jenis penyakit yang dapat ditangani oleh tenaga kesehatan di FKTP dapat dilayani dengan sebaik-baiknya terkecuali apabila terkendala alat dan kompetensi dari tenaga kesehatan maka hal itu bisa dirujuk. Oleh karena itu kami juga melakukan recrendentialing kepada FKTP yang sudah bekerja sama, tujuannya untuk memperoleh FKTP yang berkomitmen dan ketersediaan sarana dan prasarana serta selalu memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada seluruh peserta,” tutur Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Dian Arnaz.

Dalam pelaksanaannya, recredentialing merupakan proses evaluasi kembali kepada FKTP yang telah bekerjasama meliputi ketersediaan sarana prasarana serta ketersediaan tenaga dokter dan tenaga kesehatan lainnya pada suatu faskes yang luarannya adalah perpanjangan perjanjian kerja sama antara pihak BPJS Kesehatan dengan FKTP.

Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi masukan kepada faskes tingkat pertama yang menjadi mitra BPJS Kesehatan dalam perbaikan layanan kepada peserta JKN KIS. Dian mengatakan bahwa kegiatan ini bisa menjadi sarana komunikasi yang efektif antara FKTP dan stakeholder dalam pemetaan kemampuan atau kompetensi yang dimiliki FKTP. Selain itu juga komitmen dan kemampuan FKTP untuk menuntaskan diagnosa non spesialistik bisa meningkat dan kelengkapan sarana dan prasarana penunjang layanan kesehatan di FKTP juga semakin baik.

Perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat, Lia Sukandar mengatakan bahwa terhadap diagnosa non spesialistik yang tidak dapat tuntas di FKTP dengan alasan kompetensi, maka dapat dilakukan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di FKTP melalui kegiatan pelatihan/seminar atau kegiatan lain.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab dari FKTP agar terus meningkatkan kompetensi tenaga kesehatan yang dimilikinya, sehingga kedepan mereka sudah siap dan mampu menangani kasus diagnosa non spesialistik yang kerap muncul. Adapun harapan dari kegiatan ini adalah pelayanan kesehatan di FKTP lebih baik kedepannya dan juga Dinas Kesehatan dapat menampung apa yang kurang di Puskesmas, baik itu dari segi kompetensi maupun sarana pra sarana, sehingga penyakit non spesialistik yang sudah ditetapkan dapat diakomodir oleh FKTP,” ujar Lia.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds

Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Vaksinasi Covid-19 menjadi salah satu kunci Indonesia untuk keluar dari situasi pandemi. Program tersebut membutuhkan partisipasi dari …

46 Warga Kampung Jati Dievakuasi

POJOKBANDUNG.com, SUKABUMI – Aktivitas bencana pergerakan tanah yang memprakporandakan tiga perkampungan penduduk di wilayah Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, kian meluas …

Korban Banjir Terjangkit Ragam Penyakit

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir yang sempat melanda wilayah utara (Pantura), Subang menimbulkan dampak penyakit bagi warga, yakni penyakit gatal pada …

Bakti Sosial Dosen untuk Masyarakat

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sepuluh dosen Program Studi Pendidikan Guru (PG) PAUD IKIP Siliwangi Bandung melaksanakan kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) …