Terus Tingkatkan Kualitas Pelayanan, BPJS Kesehatan Kembangkan Sistem Finger Print

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang Fahrurozi

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang Fahrurozi

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Dalam upayanya meningkatkan kualitas pelayanan, BPJS Kesehatan mengembangkan sistem finger print dalam inovasi terbarunya, khususnya inovasi berbasis digital. Hal ini bertujuan untuk memudahkan peserta Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN – KIS) dalam mendapatkan pelayanan.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Soreang Fahrurozi mengatakan, penerapan finger print yang dilakukannya mulai bulan Mei kemarin ini bertujuan untuk mempermudah proses pendaftaran pelayanan di fasilitas kesehatan (faskes).

“Melalui layanan finger print ini, kedepannya para peserta JKN – KIS akan semakin mudah dan lebih cepat dalam mendapat layanan kesehatan,” terangnya saat ditemui di kantornya, Selasa (25/6).

Penerapan sistem finger print yang merupakan kelanjutan dari kerja sama dengan kementerian dalam negeri ini, menurut Fahrurozi, selain untuk menghindari penyalahgunaan kartu BPJS Kesehatan, juga diharapkan dapat membantu program pemerintah dalam percepatan kepemilikan NIK dan e-KTP.

“Jadi ke depannya, diharapkan semuanya dapat memiliki single identity number untuk setiap kepentingan nasional, termasuk untuk mendapatkan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN – KIS,” tambah Fahrurozi.

Pelaksanaan sistem finger print ini sendiri akan dilakukan secara bertahap, Dimana untuk tahap pertama yang mulai diimplementasikan pada bulan Mei 2019 adalah untuk pelayanan instalasi rehabilitasi medik, mata, jantung dan cuci darah.

Pada tahap kedua yang akan diterapkan pada bulan Agustus 2019 adalah untuk pelayanan rawat inap yang direncanakan, sedangkan untuk pelayanan penyakit dalam, anak, bedah dan obstetri ginekologi dengan sistem finger print akan diimplementasikan mulai bulan Oktober dan tahap terakhir seluruh pelayanan rawat jalan yang direncanakan akan diimplementasikan mulai 1 Desember 2019,” ujar Fahrurozi.

Di wilayah Kabupaten Bandung sendiri, finger print sudah dijalankan oleh beberapa rumah sakit, salah satunya RSUD Majalaya.

Hingga saat ini Rumah Sakit yang telah mengimplementasikan finger print pada wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Soreang, yaitu RSUD Majalaya, RSUD Soreang, RSUD Cicalengka, RSUD Provinsi Jawa Barat Al-Ihsan, RSU Bina Sehat dan RSU AMC.

Fahrurozi juga berharap dengan dikembangkannya sistem finger print ini, mampu meningkatkan optimalisasi penyelenggaraan program JKN – KIS.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …