Lahan Ruislag Diserahkan ke Pemkab Subang

PENYERAHAN : Sekda Subang Aminudin menerima berkas penyerahan lahan ruislag dari Presiden Direktur PT Taekwang Industrial Indonesia Yim Man Gyu, Senin (24/6/2019).
( Foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

PENYERAHAN : Sekda Subang Aminudin menerima berkas penyerahan lahan ruislag dari Presiden Direktur PT Taekwang Industrial Indonesia Yim Man Gyu, Senin (24/6/2019). ( Foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – PT. Taekwang Industrial Indonesia menyerahkan lahan ruislag seluas 30.000 meter persegi ke Pemkab Subang, Senin (24/6/2019).

Sesuai perjanjian antara PT Taekwang dengan Pemkab Subang tentang Tanah Hak Pakai Nomor 71 tahun 1990, lahan seluas itu lebih besar ketimbang lahan Pemkab yang digunakan PT Takewang yang hanya 9.640 meter persegi.

Penyerahan lahan ruislag itu dilakukan pada saat Apel Senin pagi di halaman Pemkab Subang. Penyerahan ditandatangani Sekda Subang Aminudin dan Presiden Direktur PT Taekwang Industrial Indonesia Yim Man Gyu.

Dengan penyerahan lahan tersebut Wakil Bupati Subang Agus Masykur, persoalan tanah ruslag tersebut sudah clear. Agus berharap, lahan seluas 30.000 meter persegi itu dapat memberi dampak positif bagi Pemkab Subang.

“Alhamdulillah, persoalan tanah ruslag clear. Kita berharap, kedepan lahan seluas 30.000 meter persegi ini dapat memberi dampak positif bagi Pemkab Subang,” ujar Agus usai acara Apel Pagi, Senin (24/6).

Sementara itu, Legal IR G Affair PT Taekwang Industrial Indonesia, Yanuar Muhriady mengatakan, masalah ruislag itu sudah diupayakan sejak lama. Namun proses sertifikasi tanah di BPN baru tuntas pada beberapa hari lalu.

“Kita sebenarnya sudah upayakan sejak lama, tapi baru sekarang beres. Dan hari Senin ini, secara resmi kita serahkan lahan itu kepada Pemkab,” kata Yanuar

Yanuar mengatakan dari luas lahan PT. Takewang sekitar 51 hekater itu, 20 hektare diantaranya masuk wilayah Kecamatan Subang yang tidak masuk dalam wilayah zona industri. Sisanya berada di daerah Kecamatan Cibogo yang masuk zona industri.

Dengan adanya aturan tersebut, lanjut Yanuar, pihak Taekwang selama ini tidak memanfaatkan lahan yanga da di Subang itu untuk aktivitas produksi.

“Selama ini lahan yang masuk ke wilayah Karanganyar tersebut digunakan untuk perkantoran, gudang, Fasun dan lainnya di luar industri. Artinya ini tidak ada masalah. Tapi hampir setiap saat, ini selalu dipermasalahkan. Alasan ini yang kami berharap adanya klaim khusus untuk lahan yang ada di Subang itu menjadi Alih Guna Fungsi,” pungkasnya

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …