Kesejahteraan Mitra Pengemudi Menjadi Prioritas

( IST )

( IST )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peran Grab sebagai everyday superapp terkemuka di Asia Tenggara, khususnya di Indonesia, tak lepas dari komitmen untuk terus mendorong perekonomian negara dan senantiasa selalu mensejahterakan mitra pengemudi di seluruh Indonesia.

Berdasarkan hasil penelitian Riset Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics, Grab telah berkontribusi sebesar 48,9 triliun rupiah bagi perekonomian Indonesia. Tak cuma transportasi, bisnis layanan pesan-antar makanan GrabFood juga berkembang pesat di Indonesia, beroperasi di 178 kota di Indonesia dengan volume pengiriman tumbuh hampir 10 kali lipat pada tahun 2018.

Kehadiran inovasi teknologi dari Grab juga membantu meningkatkan produktivitas mitra pengemudi dan merchant. Rata-rata pendapatan mitra pengemudi layanan transportasi roda dua (GrabBike) kini meningkat hingga 113 persen, di mana pendapatan mereka berkisar di 4 juta rupiah setiap bulannya. Sementara, rata-rata pendapatan mitra pengemudi layanan transportasi roda empat (GrabCar) meningkat hingga 114 persen, dengan kisaran pendapatan 7 juta rupiah di setiap bulannya.

Untuk layanan pesan antar makanan (GrabFood), rata-rata penjualan merchant di kota-kota besar Grab beroperasi tumbuh hingga 25 persen, di mana 60 persen merchant GrabFood puas dengan hasil penjualan dengan rata-rata total penjualan 11 juta rupiah per bulan tanpa investasi ekstra.

“Kami ingin menyampaikan kepada mitra pengemudi bahwa kami peduli dengan mereka. Kami menawarkan program benefit dan kesejahteraan yang paling komprehensif di Indonesia,” kata Ridzki Kramadibrata, President of Grab Indonesia.

Inovasi teknologi Grab yang sangat inklusif, juga membantu mitra pengemudi yang berusia lebih tua bisa lebih mudah menggunakan semua layanan, di mana 29 persen mitra pengemudi GrabBike berusia 41 ke atas dan 36 persen mitra pengemudi GrabCar berusia 41 ke atas mudah mengoperasikan Grab sebagai everyday superapp.

Kesejahteraan mitra pengemudi yang juga menjadi prioritas utama Grab, beriringan dengan program Grab Mitra Sejahtera untuk meningkatkan kualitas hidup mitra pengemudi GrabBike dan keluarganya dengan mengutamakan sejumlah inisiatif, diantara lain aset, asuransi dan kesehatan, rohani, sosial, pelatihan, kemudian operasional  yang terakhir kemanan dan teknologi.

“Kami percaya kami dapat meningkatkan standar ini lebih lagi untuk bersama-sama tumbuh dengan mereka. Kami akan terus berinovasi dan berusaha untuk memberikan berbagi hal yang lebih baik, karena kami tahu hal ini dapat terus mengembangkan kehidupan mitra pengemudi. Ekosistem Grab juga terus bertumbuh dengan semakin banyak mitra dan layanan, dan kami pun akan terus memberikan keuntungan yang lebih banyak lagi untuk mitra pengemudi kami,” ujarnya.

Kini, Grab memiliki jangkauan terluas di 336 kota yang tersebar di 8 negara dengan lebih dari 152 juta unduhan aplikasi, termasuk Indonesia tempat Grab beroperasi di 222 kota dari Sabang hingga Merauke, di mana Grab menjadi pemimpin dalam layanan transportasi on-demand yang menguasai 60 persen pangsa pasar roda dua dan menguasai 70 persen pangsa pasar roda empat.

(pra)

Loading...

loading...

Feeds

SOR

Dispora: Nilai Kerugian Belum Dihitung

pojoksatu.com,BANDUNG – Atap Stadion Sepakbola di Sarana Olah Raga (SOR) Arcamanik, Kota Bandung mengalami kerusakan di bagian tribun timur. Atap …
sungai

Sungai di Subang Mulai Alami Kerusakan

pojoksatu.com,SUBANG – Dampak kerusakan alam yang diakibatkan penambangan pasir dan limbah industri mulai terasa. Sejumlah pihak mulai mengkhawatirkan dampak buruu …
kampung

Kampung Jabong Bau Kotoran Sapi

pojoksatu.com,SUBANG – Warga di Desa Curugrendeng  Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang mengeluhkan bau tak sedap yang menyengat dari keberadaan peternakan sapi …