Pemilik Pabrik Korek Api Gas Ditangkap di Hotel

AMATI PUING: Petugas mencari bukti baru di pabrik macis di Binjai yang terbakar Jumat lalu (21/6). (Ivan Damanik/AFP)

AMATI PUING: Petugas mencari bukti baru di pabrik macis di Binjai yang terbakar Jumat lalu (21/6). (Ivan Damanik/AFP)

POJOKBANDUNG.com – Polres Binjai terus mendalami kasus kebakaran yang menewaskan 30 orang di dalam pabrik perakitan korek gas (macis) di Jalan T. Amir Hamzah, Langkat, Sumatera Utara, Jumat (21/6). Pemilik pabrik, Indra Mawan, bakal dijerat pasal berlapis. Selain soal kelalaian yang menimbulkan kebakaran, Indra dituding melanggar regulasi tentang industri dan lingkungan.


Hal itu disampaikan Kapolres Binjai AKBP Nugroho Tri Nuryanto kepada Sumut Pos kemarin. Dia menjelaskan, Indra memiliki tiga pabrik rumahan di Langkat. Selain satu pabrik yang terbakar, ada usaha serupa di Desa Perdamaian dan Desa Banyumas. Dua pabrik itu kini sudah dipasangi police line oleh Polres Binjai.

Nugroho menambahkan, dalam menjalankan usahanya, Indra diduga berusaha mengelabui pemerintah. Tujuannya, menghindari atau memperkecil pajak dan retribusi serta jaminan sosial pekerja. ”Gaji karyawannya kecil, di bawah UMK. Ya mungkin untuk menghindari itu,” kata Nugroho tanpa menyebut nominal gaji yang dimaksud.

Perwira menengah yang akrab disapa Nugie itu juga menjelaskan kronologi penangkapan Indra. Dia mengungkapkan, Indra semula bersikap kooperatif. Dia bersedia mendatangi Polres Binjai dan memberikan keterangan sebagai saksi. Namun, belakangan Indra berusaha menghindar. ”Dia mencoba melarikan diri. Tapi, anggota cepat mengejar,” ujarnya.

Warga melihat kondisi rumah yang ludes terbakar. Rumah itu digunakan sebagai pabrik korek api Macis. (Teddy Akbari/Sumut Pos)

Penangkapan dilakukan Unit Jatanras Satreskrim Polres Binjai bersama Ditkrimum Polda Sumatera Utara. Selama ini Indra berdomisili di Jakarta. Namun, Sabtu sore lalu (22/6) dia berada di sebuah hotel di Jalan Gatot Subroto, Medan Petisah. Tak buang waktu, polisi pun menangkap Indra.

Sebagaimana diberitakan, pabrik perakitan macis di Desa Sambirejo ludes dilahap api Jumat sekitar pukul 11.30. Sebanyak 30 orang tewas di dalam rumah tersebut. Mayoritas perempuan. Para korban yang merupakan pekerja di rumah itu tidak bisa menyelamatkan diri karena pintu depan dikunci, sedangkan pintu belakang tidak bisa dilewati karena telah tertutup api.

Tiga orang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Selain Indra, dua tersangka lain adalah Burhan (manajer operasional) dan Lismawarni (manajer SDM/personalia, sebelumnya disebut supervisor).

Mengenai pintu depan pabrik yang selalu dikunci, Nugroho menduga hal itu ditujukan untuk menghindari pemeriksaan petugas pemerintah. ”Pintu masuk hanya satu, dari belakang rumah,” katanya. ”Mungkin di situ biar tertutup. Kan setelah dicek memang tidak ada izinnya,” imbuhnya.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

DWP Jabar Gelar Pelatihan Budi Daya Tanaman Hias

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jawa Barat berkolaborasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana …

Petugas Temukan Kompor Listrik di Lapas Banceuy

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Banceuy melakukan razia terhadap warga binaannya untuk menyikapi kejadian kejadian di masyarakat, …

Penerima Vaksinasi Masih Fleksibel

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Ketentuan siapa yang bisa menerima vaksin Covid-19, masih fleksibel. Pasalnya, belum ada hasil penelitian yang valid mengenai …

2.280 File Vaksin Sinovac Tiba

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Sebanyak 2.280 file vaksin telah tiba di Gudang Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Kamis (25/2/2021). Vaksin Sinovac kiriman …

Pemkab Siapkan 1.000 Hektar Lahan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima kunjungan kerja anggota DPR RI Komisi IV Dr. H Sutrisno, terkait program …

Puluhan Pejabat Ikuti Open Biding

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sebanyak 27 Aparatur Sipil Negara (ASN) telah mendaftar untuk mengikuti seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) …

Lubang Bak Kontrol Dibiarkan Terbuka

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Di Jalan Raya Soreang, tepatnya di depan perempatan lampu merah depan Komplek Pemerintah Kabupaten Bandung terdapat lubang …