Tim Kementerian PPPA Kunjungi PATBM Desa Loa

BERBINCANG : Kunjungan dari Kementerian PPPA saat diterima oleh pihak desa dan jajaran Kec Paseh, Kamis (20/6/2019).
(foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

BERBINCANG : Kunjungan dari Kementerian PPPA saat diterima oleh pihak desa dan jajaran Kec Paseh, Kamis (20/6/2019). (foto: DEDEN KUSDINAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, PASEH – Tim verifikasi dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA ) melakukan kunjungan ke Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ( PATBM ) di RW 10 Desa Loa Kecamatan Paseh, Kamis (20/6/2019).


Seusai kegiatan, pejabat kepala Desa Loa Wardin S.Sos yang didampingi Bripka Yayan Suryana dan Sekdes Asep, mengatakan, PATBM di RW 10 Desa Loa dijadikan percontohan untuk program Kabupaten Layak Anak yang merupakan program dari pemerintah pusat.

Lebih lanjut Wardin menambahkan verifikasi dari kementrian PPPA tersebut berdasarkan tingkatan, yaitu verifikasi SKPD, verifikasi Kecamatan dan Desa serta tingkat RW (PATBM).

“Ada beberapa keunggulan yang di miliki PATBM Desa Loa diantaranya adanya tempat/ taman bermain anak , serta sarana pendidikan anak baik TK , RA , MDT , PAUD dan SD,” ungkap Wardin.

”Kekerasan terhadap anak maupun perempuan di wilayahnya nihil alias tidak ada. ” Walaupun memang ada dilapangan tim PATBM berkewajiban untuk mengingatkan kepada para orang tua,” tegas Wardin.

Diakhir pembicaraan Wardin berharap, bahwa anak-anak di Desa loa yang notabene penerus bangsa, tentunya harus menjadi tanggung jawab negara bukan hanya orang tua. ”Kalaupun ada hal yang menyimpang dari segi pengasuhan akan di kenakan sangsi dan harus diingatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Wardin mengungkapkan bahwa Pemerintah Desa Juga harus mengadakan kebijakan kearah peraturannnya dan kearah penganggarannya, dan tentunya harus di dampingi dengan pembinaan kepada kader baik kader BKR (bina keluarga remaja) dan kader BKB (bina keluarga balita)

”Diharapkan kedepan para penerus kita menjadi anak yang cerdas, bermoral , berilmu dan berguna bagi bangsa, negara dan masyarakat,” pungkasnya.

(den)

Loading...

loading...

Feeds