Sabet Penghargaan di Hari Jadi Kabupaten Bandung

ROMANTIS : Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna disuapi Wabup Hengki Kurniawan saat perayaan Hari Jadi KBB ke-12, Rabu (19/6/2019).
(foto: MOCH.HABIBI/RADAR BANDUNG)

ROMANTIS : Bupati KBB, Aa Umbara Sutisna disuapi Wabup Hengki Kurniawan saat perayaan Hari Jadi KBB ke-12, Rabu (19/6/2019). (foto: MOCH.HABIBI/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Di hari jadi Kabupaten Bandung Barat ke -12, Bandung Barat berhasil menjadi daerah terbaik dan tercepat dalam nota kesepakatan bersama/perjanjian kerja sama (NKB/PKS) dalam program Skill Development Center (SDC) hingga meraih penghargaan dari empat kementerian, yaitu dari Kementerian PPN/Bappenas bersama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Perindustrian.

Penghargaan diserahkan langsung Direktur Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja pada Bappenas Mahatmi Parwitasari Saronto didampingi perwakilan dari Kementerian lainnya kepada Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Bandung Barat, Iing Solihin pada Upacara Hari Jadi Kabupaten Bandung Barat ke 12 di Plasa Mekarsari Ngamprah, Rabu (12/7/2019).

Mahatmi Parwitasari Saronto mengatakan, Kabupaten Bandung Barat satu-satunya daerah di Indonesia yang bergerak cepat menyambut program SDC. Padahal Bandung Barat tidak termasuk pilot project untuk program pengentasan persoalan pengangguran.

“Program SDC sudah digulirkan tiga tahun.lalu. Ada beberapa daerah yang dijadikan pilot project di antaranya Kota Solo dan Denpasar. Tapi sejak dua tahun lalu dijadikan pilot project, tidak tampak ada perubahan. Sementara Bandung Barat yang tidak dijadikan pilot project baru berjalan enam bulan sudah menunjukkan progres yang menggembirakan,” kata Mahatmi.

Lebih jauh dijelaskannya, SDC ditujukan untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan yang merupakan salah satu tantangan terbesar yang tengah dihadapi Indonesia saat ini. Tantangan tersebut adalah bagaimana meningkatkan daya saing tenaga kerja dan menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka melalui peningkatan partisipasi angkatan kerja dengan konsep pendekatan kerja sama yang melibatkan semua pemangku kepentingan terkait, baik di tingkat pusat maupun di daerah (provinsi, kabupaten dan kota).

Bupati Bandung Barat Aa Umbara mengapresiasi terhadap program ini, karena banyak memberikan nilai positif. Dimana melalui program ini dapat meningkatkan daya saing tenaga kerja dan menurunkan angka pengangguran terbuka.

“Lahirnya wirausaha baru bisa mengatasi angka pengangguran di Kabupaten Bandung Barat yang relatif masih tinggi. Harapannya, setelah lahir wirausaha baru bisa merekrut atau mempekerjakan orang lain yang memang membutuhkan pekerjaan,” kata Umbara.

Menurutnya, salah satu program SDC adalah menciptakan wirausaha melalui pelatihan. Diharapkan melalui pelatihan wirausaha mampu mendongkrak produktifitas masyarakat sehingga akan mampu menekan angka pengangguran.

Loading...

loading...

Feeds

ruhimat

Ruhimat Tantang Bukti Jual Beli Jabatan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H.Ruhimat mengatakan, pelantikan dan rotasi jabatan sebagai penyempurnaan serta penyemangat baru. “Pelantikan ini sebagai penyegaran …