Parkir Liar di Kota Bandung Turun 50 Persen

Ilustrasi

Ilustrasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Satlantas Polrestabes Bandung mengklaim angka pelanggaran dari parkir liar menurun hingga 50 persen. Hal itu disebabkan tindakan tegas berupa pengggembosan ban yang dilakukan terhadap kendaraan yang parkir di bahu maupun jalan protokol.

Wakasat Lantas Polrestabes Bandung Kompol Bayu Catur Prabowo menjelaskan, pihaknya bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung terus melakukan penertiban. Operasi dilakukan di sejumlah jalur protokol dengan aktivitas lalu lintas yang padat, seperti Jalan Punawarman, Jalan Merdeka, Jalan Riau dan Jalan Pasteur.

“Awalnya pertama kami melakukan penindakan itu perhari bisa 80 tilang yang kami keluarkan, namun sampai hari kemarin kita sudah ada penurunan hanya sebanyak 40 kendaraan yang kita tilang. Ada penurunan 50 persen,” katanya saat melakukan penertiban parkir liar, Kamis (2/6/2019).

Bayu menuturkan, kondisi jalanan Kota Bandung saat ini, harus dipaksakan untuk tertib. Pasalnya jumlah kendaraan meningkat di Kota Bandung pada hari-hari tertentu atau masa akhir pekan. Namun begitu, jalan di Kota Bandung ada keterbatasan

“Kota Bandung ini harus dipaksakan tertib cara itu dengan penerapan denda yang maksimal sehingga masyarakat akan berpikir pulang untuk parkir di sembarang tempat,” ucapnya.

“Untuk penerapan sanksi nanti tetap nanti pengadilan nanti akan menentukan, namun kita harapkan putusan dari pengadilan sanksi denda maksimal yaitu sebanyak Rp 250.000 dengan harapannya bahwa ketertiban Kota Bandung ini harus tertib,” sambung dia.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

DLH Juara KIP Kabupaten Bandung 2019

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung mendapatkan penghargaan sebagai peringkat pertama untuk kategori Utama Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penerapaan Undang-undang …

Ketua KPK “Kejar” Jokowi Terbitkan Perppu

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo berharap Presiden Joko Widodo (Jokowi) masih bersedia untuk dapat menerbitkan Peraturan Pemerintah Pengganti …