Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi Meninggal Usai Jalani Persidangan

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi meninggal usai menjalani persidangan, Senin (17/6). (Tarek El-Gabass/AFP)

Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi meninggal usai menjalani persidangan, Senin (17/6). (Tarek El-Gabass/AFP)

POJOKBANDUNG.com – Mantan Presiden Mesir Muhammad Mursi dilaporkan meninggal dunia usai menjalani persidangan, Senin (17/6) di Mesir. Dilansir dari Al Jazeerayang mengutip tayangan TV milik pemerintah Mesir, Mursi sempat pingsan sebelum dinyatakan meninggal dunia di pengadilan kriminal Kairo.

Mursi disebutkan sempat menjalani sidang seperti biasa. Mursi pingsan sesaat setelah berbicara di hadapan para hakim. ’’Dia bicara selama 20 menit dengan penuh semangat lalu pingsan. Dia kemudian dibawa ke ruamah sakit dan meninggal,’’ ujar sumber di pengadilan.

Mursi meninggal pada usia 67 tahun disaat harus menghadapi serangkaian sidang. Al Jazeera menyebutkan kalau Mursi bersama 23 orang lainnya disidang atas tuduhan berkolaborasi dengan hamas. Saat pingsan, hakim sempat memutuskan agar persidangan ditunda dan dilanjutkan esoknya.

Untuk informasi, Mursi sebenarnya menjadi presiden Mesir yang sah pada 2011. Itu adalah pemilu demokratis setelah revolusi Mesir. Namun, dia hanya menjabat setahun dari masa jabatan seharusnya yakni empat tahun. Mursi lantas digulingkan setelah adanya protes massal dan kudeta militer pada Juli 2013.

Posisinya makin tidak bagus karena Ikhwanul Muslimin yang mendukungnya dinyatakan sebagai organisasi terlarang. Sejak digulingkan, Mursi sudah menjalani berbagai proses persidangan. Seperti tuduhan memerintahkan penangkapan dan penyiksaan terhadap pengunjuk rasa pada 2012 yang membuatnya divonis 20 tahun penjara pada 2015.

Tidak hanya itu, pada 2016 dia juga dijatuhi hukuman 25 tahun karena dituduh melakukan spionase terhadap Qatar. Pada akhir 2017, daftar hukumannya bertambah menjadi tiga tahu karena dianggap menghina pengadilan.

Mursi sempat dilaporkan terancam menghadapi kematian dini karena kondisi penjara yang sangat tidak layak. The Guardian menyebut kondisi kurungan Mursi bisa dikategorikan dalam penyiksaan yang bisa berujung pada kematian dini. Apalagi, Mursi juga memiliki riwayat kesehatan yang buruk.

Mursi disebut memiliki penyakit hati dan ginjal, yang diperburuk dengan diabetes. Laporan itu disampaikan oleh Detention Review Panel (DRP) dari parlemen dan pengacara Inggris yang dimintai bantuan oleh keluarga Mursi. Laporan DRP menyatakan kalau Mursi tidak menerima perawatan medis yang semestinya.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

undip

Trainer UNDIP Gembleng Ratusan Guru

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Charoen Pokphand Foundation Indonesia (CPFI) bekerjasama dengan Fakultas Psikologi Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang dan Dinas Pendidikan dan …
pembangunan

Pembangunan NS-Link Belum Jelas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Rencana pembangunan tol dalam kota North South Link (NS-Link) di Kota Bandung tidak jelas keberlanjutannya. Padahal sebelumnya, …
pts

Tel-U Peringkat Pertama PTS di Indonesia

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University (Tel-U) menempati peringkat kesatu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) nasional dalam klasterisasi Perguruan Tinggi (PT) Indonesia …
sportifitas

Tanamkan Sportifitas Sejak Dini

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Sebanyak 16 tim sepak bola tingkat SMP se – Jawa Barat meriahkan Gala Siswa Indonesia (GSI) 2019. …
mamah

Mamah Dedeh Singgung BLT dan LPG

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Dalam rangka tasyakur HUT RI ke-74, Pemkab Subang menggelar Tabligh Akbar dengan penceramah Ustadzah Dedeh Rosidah atau …
narkoba

Ingatkan Peran Desa Tangkal Narkoba

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkoba hingga ke pelosok desa, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bandung Barat …
asn

ASN Cimahi Masih Belum Profesional

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Konsep Aparatur Sipil Negara (ASN) yang boleh bekerja di rumah, dari  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi …

KPK Tangkap Jaksa di Kejari Jogjakarta

Tim penindakan KPK kembali menggelar OTT. Dalam operasi senyap di Jogja ini, tim berhasil menangkap beberapa aparat penegak hukum di …

Targetkan 11 Daerah Dimekarkan

BANDUNG – Provinsi Jawa Barat membutuhkan Daerah Otonomi Baru (DOB) untuk meningkatkan kesejahteraan sekaligus pemenuhan layanan pemerintah dan infrastruktur kepada …