Ridwan Kamil: Sampingkan Perbedaan, Kedepankan Persamaan

Ridwan Kamil
(foto: dolumend)

Ridwan Kamil (foto: dolumend)

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menghimbau kepada seluruh masyarakat Jawa Barat agar mengesampingkan perbedaan dan lebih mengedepankan mencari persamaan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dengan begitu, suasana kondusif dan damai dalam bermasyarakat akan tetap terjaga.

“Kalau dicari perbedaan pasti jumlahnya tidak terbatas, tapi kalau kita kuatkan persamaan kita Insya Allah kita akan merasa ukhuwah islamiah kita ini mendapatkan maknanya,” ucap Emil, sapaan akrabnya, usai melaksanakan Sholat IdulFitri 1440 H di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu (5/6).

Emil menilai, berbagai perbedaan akan selalu ada dalam setiap kehidupan. Untuk itu, dirinya menekankan agar masyarakat lebih mengedepankan mencari persamaan yang tentunya akan membawa kedamaian.

“Beda sepakbolanya, beda Pilpres-nya beda Pileg-nya. Tapi akidah-nya, sahadat-nya, rukun Islam-nya dan rukun iman-nya sama kan,” ungkapnya.

Dikatakan Emil, jika masyarakat mampu menjaga perdamaian, maka akan membawa Jawa Barat menjadi percontohan masyarakat yang religius dan memiliki spiritualitas tinggi.

Selain itu, lanjut Emil, nikmat berbangsa dan bernegara akan tetap terasa di tengah dinamika perbedaan.

“Jangan sampai nikmat ini dicabut Allah SWT. Tadi imamnya juga menekankan, satu hikmah Ramadan itu meningkatkan disiplin kita, meningkatkan sabar, ketakwaan, toleransi dan lain-lain,” tandasnya.

(aga)

loading...

Feeds

rs

Dewan Sorot Kekosongan Pimpinan Enam RS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bakal mengagendakan pertemuan dengan Pemeritah Provinsi Jawa Barat, terutama …
regulasi

Regulasi Rumit Ganggu Harga Pangan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Galuh Octania mengingatkan pemerintah terkait harga pangan. Menurutnya, bahwa regulasi …

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

Pendekatan zonasi tidak hanya diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa pendekatan serupa …