Operasi Kista tanpa Memikirkan Biaya Berkat JKN-KIS

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Garah (43) seorang wanita yang berprofesi sebagai karyawan di salah satu badan usaha di Kota Cimahi ini terdaftar sebagai peserta JKN–KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) sejak 2015 silam. Kejadiannya terjadi di tahun 2018, saat itu Garah merasakan ada yang aneh dengan dirinya. Ia menuturkan sering merasa nyeri perut dan panggul, mual, dan sering demam serta seperti ada benjolan di bagian perutnya yang dari ke hari semakin membesar.


Akhirnya ia dan suami memutuskan untuk periksa ke Faskes tingkat pertama. Saat itu juga dokter merujuk dirinya ke RS karena adanya kecurigaan penyakit kista. Tiba di RS dan setelah dilakukan pemeriksaan serta USG, dokter spesialis kandungan akhirnya menyatakan Garah memiliki kista di rahimnya dan dianjurkan untuk dilakukan operasi segera agar keadaannya tidak bertambah parah.

“Saat mendengar hasil vonis dokter, saya merasa hidup ini berat sekali rasanya. Yang pasti saya takut sekali, yang ada dibenak saya hanyalah perasaan sedih dan putus asa. Namun beruntung keluarga menguatkan saya dan mengingatkan saya untuk berserah diri kepada Allah sehingga saya pun perlahan menjadi kuat menerima vonis dokter. Dukungan suami dan keluarga juga menguatkan tekad saya untuk menjalani pengobatan dan keinginan untuk sembuh,” ujar Garah.

Tanpa pikir panjang Garah pun mengiyakan untuk dilakukan operasi pengangkatan kista tersebut. Operasi kista pun selesai dilakukan dan semua berjalan lancar. Saat itu dokter menjelaskan program JKN-KIS menanggung semua jenis penyakit asalkan atas indikasi medis serta mengikuti prosedur, dan meminta kami untuk tenang tidak perlu memikirkan biayanya.

Garah sangat bersyukur dengan adanya program JKN-KIS ini, karena dirinya yang hanya seorang karyawan swasta akan terasa berat untuk membayar biaya pengobatan dan operasi jika tidak ditanggung JKN-KIS. Selanjutnya pasca operasi Garah diminta untuk rutin untuk melakukan kontrol ke dokter agar penyakitnya sembuh total, dan itu pun tidak dikenakan biaya.

“Jika diharuskan dengan biaya sendiri, mungkin saya harus mengeluarkan uang sampai puluhan juta untuk biaya operasi dan perawatan medis saya waktu itu. Alhamdulilah ada JKN-KIS. Selain manfaatnya yang sangat besar dan berguna, tidak ada ruginya mengeluarkan sedikit uang membayar iuran per bulannya untuk sedia payung sebelum hujan dan menolong sesama,” ungkap Garah.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds