Sebar Hoaks, Dokter RSHS Diringkus Polda Jabar

Ilustrasi

Ilustrasi

Pegawai RSHS Diringkus Polda Jabar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat ringkus seorang tersangka diduga dosen sekaligus dokter Rumah Sakit Hassan Sadikin (RSHS) akibat penyebaran berita bohong atau hoaks pada Sabtu (25/5).

Tersangka tersebut yakni Dodi Suardi, ia ditangkap karena telah menyebarluaskan berita hoaks di laman akun facebooknya, status yang dibuatnya bertuliskan, “Malam ini Allah memanggil hamba-‘hamba yang dikasihinya. Seorang remaja tanggung, mengenakan ikat pinggang berlogo osis, diantar ke posko mobile ARMII dalam kondisi bersimbah darah. Saat diletakkan distretcher ambulans, tidak ada respons, nadi pun tidak teraba. Tim medis segera melakukan resusitasi. Kondisi sudah sangat berat hingga anak ini syahid daIam perjalanan ke rumah sakit. Tim medis yang menolong tidak kuasa menahan air mata. Kematian anak selalu menyisakan trauma. Tak terbayang perasaan orangtuanya… Korban Tembak Polisi, Seorang Remaja 14  Tewas”

Berdasarkan keterangan barang bukti yang diterima Polda Jawa Barat dari halaman facebook Dodi Suardi terlihat keterangan data diri bahwa ia bekerja di RSHS dan Rumah Sakit AMC Bandung.

Direktur Reserse Kriminal Khsusu (Dirkrimsus) Polda Jawa Barat, Kombes Pol Samudi mengatakan,  Suardi  adalah seorang dokter ahli kebidanan dan seorang dokter S3. Ia juga mengajar di salah satu perguruan tinggi di Bandung.

“Penangkapan dilakukan karena diakun facebooknya ini membuat berita berita bohong yang dapat menimbulkan keonaran yang berkaitan dengan kejadian di jakarta 22 mei kemarin,” ujar Samudi di Polda Jawa Barat, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Selasa (28/5).

Menurutnya, facebook itu sifatnya terbuka untuk umum dan bisa dibayangkan berita bohong tersebut dibaca oleh semua orang. Maka akan menimbulkan kebencian dan amarah kepada institusi Polri.

Samudi menambahkan, pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut terjadi, mengingat latar belakang tersangka adalah seorang dokter dan pengajar. Dimana seharusnya membantu pemerintah dan aparat keamanan dalam hal memberikan penyejukan pemahaman edukasi kepada masyarakat pengguna media sosial.

“Seharusnya, kalau ada berita tidak benar ini saring dulu jangan dishare jangan berita-berita yang tidak jelas dan belum tentu kebenarannya. Kalau beritanya tidak benar akan menimbulkan kebencian dan amarah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Samudi mengatakan, selain Dodi Suardi kasus penyebar hoaks sudah banyak ditangkap oleh kepolisian dan hal tersebut membuat pelajaran untuk seluruh masyarakat agar lebih bijak menggunakan Media sosial.

“Banyak yang sudah ditangkap ini memberi peringatan kepada masyarakat umum untuk berhati hati dalam menggunakan gadetnya dan menggunakannya dengan baik dan bijak,” jelasnya.

Sedangkan, Dodi Suardi mengatakan, postingan tersebut berdasarkan hasil menyalin dari salah satu grup Facebook. Dimana ia memosting ulang untuk dijadikan bahan diskusi.

“Saya salin karena ada rujukan, jadi bukan mengepost sendiri, karena ada rujukan dari media sosial yang lain, untuk dijadikan bahan diskusi,” kata Dodi.

Dodi mengakui, bahwa statusnya tersebut tidak menyangka akan sampai pada pihak kepolisian, bahkan pihaknya juga sebelumnya sudah membuat status memohon maaf di laman facebooknya.

“Saya sendiri sudah menulis permohonan maaf secara resmi yang panjang. Saya sendiri tidak bisa mengira bisa sampai seperti ini,” jelasnya.

Polda Jawa Barat, menjerat Dodi dengan pasal 14 Ayat (1), (2) dan pasal 15 UU No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau Pasal 207 KUHPidana. Dengan ancaman 10 tahun.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

segitiga

Siapkan SDM di Kawasan Segitiga Rebana

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta kepada semua daerah yang berada di kawasan segitiga Cirebon, Patimban, Kertajati …
dpd

DPD Golkar Evaluasi Penguatan Akar

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – DPD Golkar Cimahi melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Internal untuk mengevaluasi capaian dalam pemilihan umum dan kondisi internal …
liter

PDAM Fokus di Daerah Kekeringan

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Meski saat ini persediaan air dari Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Raharja Kabupaten Bandung mengalami …