FKMNU Bertekad Lestarikan Amaliah Aswaja

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Seiring berkembangnya zaman, amaliah ahlussunnah wal jamaah (Aswaja) kian terkikis di perkotaan khususnya Kota Bandung. Amaliah tersebut seperti seperti pelaksanaan doa qunut, tahlil, perayaan nishfu sya’ban.


Guna melestarikan sekaligus merawat amaliah tersebut, Perwakilan Pengurus Masjid Nahdlatul Ulama (NU) Kota Bandung mendeklarasikan “Forum Komunikasi Masjid NU Kota Bandung (FKMNU)”.

“Ini (Deklarasi) semata-mata hanya untuk menjaga dan merawat tradisi atau amaliah warga Nahdliyyin di Kota Bandung,” ucap Ketua Forum Komunikasi Masjid NU Kota Bandung, Kyai Jajang M. Fail, Jalan Sancang, Senin (27/5).

Menurutnya, saat ini Masjid yang masih menjaga dan merawat amaliah tersebut memiliki tantangan yang berat. Satu diantaranya yaitu, arus modernisasi yang menyebabkan hilangnya amaliah Aswaja di kalangan masyarakat saat ini.

“Hari ini bisa kita lihat sendiri, penggerusan amaliah NU di masjid-masjid, sangat masif sekali terlebih di kota besar seperti Bandung ini, tidak sedikit, generasi penerus di kalangan Nahdliyyin (warga NU) sendiri tidak tau akan amaliah yang seharusnya di amalkan oleh dirinya,” tutur Jajang.

Selain itu, Jajang juga berharap Forum Komunikasi Masjid NU Kota Bandung juga dapat memperkuat tali silaturahmi antar Nahdliyyin, khususnya di kalangan pengurus masjid NU.

“Forum ini juga, nantinya bisa menjadi pusat komunikasi dari pengurus masjid NU, mulai dari bertukar informasi, bahkan bisa jadi saling mengisi kajian-kajian yang ada di masjid NU,” pungkasnya.

(azs)

Perlu diketahui berikut tiga poin Deklarasi FKMNU Kota Bandung;
1. Melestarikan amaliah ibadah NU
2. Menjunjung Tinggi Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, dan NKRI
3. Memegang teguh Khazanah islam nusantara.

Loading...

loading...

Feeds

Sampah Sumbat Sungai, Aktivis Demo

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Terkait timbunan sampah yang kerap menyumbat aliran Sungai  Cigadung yang berasal dari gundukan sampah di tempat pembuangan …

Setahun Zona Merah di Indonesia

PADA 2 Maret 2020, Presiden Jokowi mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat, terpapar virus mematikan Covid-19. Setelah pengumuman menyeramkan itu, suasana …