Kubu Prabowo-Sandi Resmi Ajukan Gugatan Pilpres ke MK

POJOKBANDUNG.com – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno akhirnya melaporkan klaim dugaan kecurangan Pilpres 2019 ke Mahkamah Konstitusi (MK) sekitar pukul 22.38 WIB. Dipimpin mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto (BW), kubu 02 resmi melaporkan sengketa Pilpres ke pihak kepaniteraan lembaga konstitusi.


Ketua tim penasihat hukum BPN Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto menyatakan, pihaknya telah melaporkan sengketa Pilpres 2019 ke MK. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari ketidakpuasan terkait hasil rekapitulasi suara Pilpres 2019.

“Bersama kami pak Hashim dan ada delapan lawyer. Akan menjadi kesatuan dan ada anak muda yang menjadi sebagai asisten lawyer yang akan membantu,” kata Bambang di gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Jumat (24/5).

Selain Bambang, terlihat pula Denny Indrayana yang duduk bersama anggota tim kuasa hukum Prabowo-Sandi lainnya di hadapan panitera MK. Saat datang, Hashim Djodjohadikusumo melambaikan tangan dua jari di depan wartawan.

Pria yang akrab disapa BW ini berharap, langkah kubu 02 melaporkan sengketa Pilpres 2019 dapat menegakan demokrasi hukum di Indonesia.

“Ini kami ajukan sebagai bagian penting untuk sengketa pilpres. Mudah-mudahan ini juga jadi bagian penting untuk mewujudkan negara hukum yang demokratis,” tegas Bambang.

Sementara itu, panitera MK Muhidin menjelaskan mekanisme sengketa perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) 2019. Menurutnya, sebagai pemohon kubu 02 harus melengkapi syarat yang sudah ditentukan oleh MK.

Muhidin menyebut, untuk menguatkan bukti gugatan Pilpres 2019. Kubu 02 harus menyerahkan 12 alat bukti. “Dalam rangka pengajuan formal, harus memenuhi daftar alat bukti, 12 daftar,” ucap Muhidin.

Muhidin menjelaskan, pihaknya baru akan menyidangkan sengketa Pilpres 2019 pada 14 Juni. Nantinya putusan akan dibacakan pada 28 Juni 2019. “Disitulah proses penanganan perkara di MK. Sekiranya akan menambahkan alat bukti kami tentu akan menerima penambahan alat bukti tersebut,” pungkas Muhidin.

(jpc)

 

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …