Gerindra Heran Ambulans Milik Mereka Angkut Batu di Aksi 22 Mei

Ambulans Gerindra berisikan batu, di aksi demontrasi 22 Mei. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

Ambulans Gerindra berisikan batu, di aksi demontrasi 22 Mei. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

POJOKBANDUNG.com – Polda Metro Jaya mengamankan sebuah mobil ambulans milik Partai Gerindra saat aksi unjuk rasa di depan Kantor Bawaslu (21/5) lalu. Mobil dengan cat putih itu kedapatan membawa batu.


Saat dikonfirmasi, ‎anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade membenarkan mobil ambulans yang disita polisi adalah milik partai berlogo kepala garuda ini. Namun, dia heran ambulans itu berisi batu, bukan peralatan medis.

“Itu ambulans itu memang punya kami. Tapi, permasalahnnya kami tidak mengetahui kenapa ambulans itu bisa hadir dan datang di demonstrasi di depan Bawaslu itu,” ujar Andre dalam diskusi di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (25/5).

Oleh sebab itu, partai yang dinakhodai oleh Prabowo Subianto ini bakal melakukan investigasi terkait ditemukannya banyak batu dalam mobil ambulans itu. Hal ini dilakukan supaya tidak ada pihak-pihak yang menuding Partai Gerindra.

Menurut Andre, dirinya mendapatkan informasi sopir pembawa ambulans itu tidak mengetahui di dalamnya terdapat banyak batu. Bahkan pengurus juga tidak mengetahui kenapa ada mobil ambulans di aksi massa.

“Nah, ini harus diinvestigasi. Kita harus bongkar jangan sampai ini memojok-mojokkan Partai Gerindra,” katanya.

Mengenai adanya temuan amplop berisi uang. Andre tidak ingin gegabah untuk menyimpulkannya. Dia tetap berprasangka positif. Bisa jadi amplop itu adalah uang makan dari si sopir tersebut.

“Jadi, kita jangan framing ya, sekali lagi jangan framing. Mari kita buktikan saja secara terbuka,” pungkasnya.

Sebelumnya, polisi mengamankan sebuah ambulans milik Partai Gerindra DPC Tasikmalaya di sekitar Sabang, Jakarta Pusat, pada Rabu (22/5). Ketika diamankan polisi, terdapat lima penumpang di dalamnya.

Ambulans itu diamankan karena membawa batu-batu dan juga aplob berisi uang di dalamnya. Di dalam ambulans itu sendiri tidak terdapat peralatan medis sebagaimana ambulans pada umumnya‎.

(jpc)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …