PT DAM Jabar Berikan Tips Aman dan Nyaman Mudik Lebaran 2019

 Instruktur Safety Riding Center, Adni Rahmat Ramli menerangkan tip aman dan nyaman sat berkendara.

Instruktur Safety Riding Center, Adni Rahmat Ramli menerangkan tip aman dan nyaman sat berkendara.

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – PT Daya Adicipta Motora (DAM) selaku distributor utama sepeda motor dan suku cadang Honda di Jawa Barat, berbagi tips berkendara yang aman dan nyaman saat mudik menggunakan sepeda motor.


Setidaknya ada tujuh tips yang bisa di terapkan oleh pengendara saat mudik. Pertama, periksa kondisi kendaraan sebelum mudik. Hal itu sangat penting sebagai persiapan yang wajib dilakukan demi menjaga kemananan dan kenyamanan selama perjalanan.

“Lakukan servis motor minimal 2 minggu sebelum rencana keberangkatan,” ujar Asep Wawan Instruktur Safety Riding PT DAM Jabar.

Kemudian, sambung Asep, bagi pengguna sepeda motor Honda, bawalah motor kesayangannya ke bengkel resmi Honda atau AHASS. Hal itu harus dilakukan ketika melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor mulai dari helm, jaket, dan sarung tangan. Sebab, baik pengemudi maupun penumpang mempunyai risiko yang sama bila terjadi kecelakaan.

“Hal ini sejalan dengan kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman yang mewajibkan menggunakan jaket dan helm,” ujar Asep.

Selanjutnya, kata Asep, sebelum berkendara cek semua perlengkapan surat-surat, seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu juga kecepetan berkendara disesuaikan dengan rambu-rambu batas kecepatan yang diizinkan.

“Rata-rata kecepatan maksimal antara 40 kilometer per jam sampai 60 km/jam,” kata Asep.

Kemudian, kata Asep, perlu diperhatikan lamanya berkendara sepeda motor tergantung dari kondisi fisik pengemudi, rata-rata waktu yang dapat ditempuh sekitar 2 jam sampai 2,5 jam perjalanan lakukan istirahat secukupnya. Selain itu membawa barang berlebihan tidak disarankan, apalagi membawa barang-barang terlalu banyak. Hal tersebut membuat bobot kendaraan cenderung berat ke belakang sehingga setang kemudi menjadi sulit dikendalikan dan lampu rem akan tertutup barang.

Loading...

loading...

Feeds

Walikota Meninggal karena Covid-19

Kabar duka menyelimuti Kota Banjarbaru, setelah Wali Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Nadjmi Adhani meninggal dunia. Wali kota meninggal dunia pada …