Persiapkan JKN-KIS di Waktu Sehat

Nenden Kurniasih (44)

Nenden Kurniasih (44)

POJOKBANDUNG.com, MARGAHAYU – Bulan Ramadan tidak mengurangi segala aktivitas Nenden Kurniasih (44) untuk bekerja. Pada saat ditemui, Kamis (23/5), warga Curug Dog Dog Kelurahan Sukamenak, Kecamatan Margahayu ini tengah menggangtikan suaminya yang membuka usaha tambal ban di rumahnya.


Suaminya, Asep Suryana (45) adalah seorang karyawan yang bekerja di salah satu pabrik di Kabupaten Bandung. Selain sebagai karyawan, ia membuka usaha tambal ban di rumahnya. Terkadang Asep bekerja, Nenden-lah yang menggantikan peran tukang tambal ban motor. Nenden mempunyai 3 orang anak. Ia beserta 2 orang anaknya beruntung sudah didaftarkan menjadi peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) di perusahaan tempat suaminya bekerja. Namun anak yang pertama sudah didaftarkan menjadi peserta mandiri karena usianya sudah beranjak 21 tahun.

“Anak saya yang paling besar katanya sudah tidak ditanggung perusahaan karena usianya 21 tahun. Akhirnya saya daftarkan menjadi peserta mandiri saja, kasihan masa yang lain dapat, dia tidak. Jadi, walaupun harus bayar juga tidak apa-apa, yang penting anak-anak saya ada yang jamin kesehatannya,” ujar Nenden.

Berdasarkan pengalaman Nenden beserta keluarga pada saat berobat menggunakan JKN-KIS, dirinya merasa puas karena selama ini selalu dilayani dengan baik di faskes.

“Waktu itu anak saya sakit tipes, harus dirawat seminggu di rumah sakit. Bingung saya, mana pada saat itu suami belum gajian, penghasilan dari tambal ban juga pas-pasan. Untungnya pakai JKN-KIS, alhamdulillah saya jadi lega. Awalnya takut harus bayar ini itu, tapi ya saya jadi percaya bahwa JKN-KIS itu memang tidak sembarangan, bisa menolong anak saya,” cerita Nenden.

Nenden juga mengatakan semenjak itulah tumbuh kepercayaan terhadap JKN-KIS. Kini tak ada lagi cerita masyarakat terbebani dengan biaya-biaya berobat yang begitu mahal. Dengan adanya JKN-KIS, tidak perlu lagi ada rasa khawatir.

“Maka dari itu ketika anak saya yang pertama sudah tidak ditanggung jadinya saya cepat-cepat daftarkan menjadi peserta mandiri saja, karena sakit tidak ada yang tahu. Yang bisa kita lakukan yaitu mempersiapkan menghadapinya, baik dengan cara hidup sehat, kalaupun sudah terlanjur sakit tidak usah khawatir karena ada JKN-KIS BPJS Kesehatan,” ujar Nenden.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

PPB

PPB Perkuat Peran Jurnalis dan Perangi Hoaks

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menghadapi bonus demografi di Indonesia pada tahun 2045  mendatang, Pemuda Peduli Bangsa (PPB) mengantisipasi hambatan yang akan …
Pemkot

BSM Plus Permudah Informasi Geografis

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyosialisasikan aplikasi sistem informasi geografis berbasis situs daring bernama Bandung Smart Map Plus (BSM+). …
PNS

Oknum PNS Subang Main Narkoba Berjenis Sabu

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Petugas Kepolisian Polres Subang menangkap seorang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Subang ditangkap karena …
Persib

Lawan Badak Lampung dengan Skuad Lengkap

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Persib Bandung tinggal menyisakan dua laga di Liga 1 2019. Terdekat, Maung Bandung akan menghadapi Perseru Badak …
PRESIDEN

Demokrat Tolak Penambahan Masa Jabatan Presiden

POJOKBANDUNG.com, Wacana penambahan masa jabatan presiden terus mengemuka, kendati Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak setuju dengan penambahan jabatan kepala …
cipali

Tol Cipali KM 40-86 Rawan Kecelakaan

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat yang akan menggunakan Tol Cipali untuk mewaspadai kecelakaan. Kecelakaan …