Amin Rais Cederai Nilai-nilai Demokrasi

Dekan FISIP Universitas Pasundan Bandung, M.Budiana

Dekan FISIP Universitas Pasundan Bandung, M.Budiana

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gerakan People Power yang di gembor-gemborkan elit politik dan beberapa tokoh di Jakarta, dinilai Dekan FISIP Universitas Pasundan Bandung, M.Budiana tidak patut dilaksanakan.

Menurutnya, people power itu orisinalitasnya menuju pada penolakan terhadap sesuatu yang bersipat lalin dan zolim kepada sebuah kepemimpinan di satu negara. Semisal pada tahun 1998 gerakan digagas mahasiswa terhadap lengsernya suharto dan turunnya rezim orde baru.

“Saya sepakat dengan pendapat yang banyak disampaikan dalam kurun waktu sekarang, bahwa people power itu terjadi 17 April lalu yakni pada saat pencoblosan suara,” ucapnya Budiana saat ditemui di Bandung, Senin (20/5).

Budiana mengatakan, disaat negara lain banyak menyampaikan selamat atas terlaksananya Pemilu serentak 2019 berjalan dengan lancar aman, di dalam negeri sendiri banyak terjadi pengingkaran atas semua itu.

“Sangat disayangkan, baik tokoh nasional ataupun daerah yang menginginkan people power,”ungkapnya.

Disinggung mengenai sikap tokoh nasional seperti Amin Rais yang vocal tentang ajakan people power pada Rabu (22/5), Budiana menyarankan, alangkah baiknya lebih banyak merenung akan semua tindakannya.

“Saya kira baiknya buat tokoh nasional seperti itu (Amin Rais), mentafakuri perbuatannya kemudian lebih baik mundur saja,”kata dia.

Lebih lanjut, Budiana menjelaskan, bahwa tokoh politikus PAN selain Amin Rais lebih banyak dan sudah saatnya menyerahkan semua itu kepada kaum-kaum muda yang berada di partainya.

“PAN banyak yang bagus berfikir tentang Indonesia. Seperti Bara Hasibuan disana ada Bima Arya dan tokoh muda lain di partai itu,”jelasnya.

Budiana menilai, sikap Amin Rais saat ini sudah tidak relefan dengan perkembangan politik Indonesia saat ini dan sudah saatnya memberikan kesempatan untuk generasi muda berkiprah.

“Saya cukup prihatin langkah beliau seterusnya destruktif dan mencederai nilai-nilai demokrasi yang seharusnya dikawal oleh dia,” pungkasnya.

(azs)

Loading...

loading...

Feeds

Google Hapus 85 Aplikasi di Play Store

Berdasarkan laporan peneliti di Trend Micro, Google menghapus 85 aplikasi dari Google Play Store. Pasalnya, aplikasi diketahui mengandung adware yang dapat …
blok

Rutilahu Sambangi Blok Dukuh Subang

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Bupati Subang H.Ruhimat kembali merobohkan rumah warga untuk dilakukan perbaikan. Kali ini bersama warga dusun dua Blok …
meter

Warga Ujungberung Akan Arak Bendera 74 Meter

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Perayaan HUT ke-74 Republik Indonesia di Ujungberung, Kota Bandung, akan dimeriahkan oleh pengarakan bendera merah putih sepanjang …
pkl

Penataan PKL Cicadas Selesai September 2019

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menargetkan penataan Pedagang Kaki Lima (PKL) Cicadas rampung September 2019. Sebanyak 602 pedagang bakal …
narkoba

BNN Kota Bandung Canangkan Kelurahan BERSINAR

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penyalahgunaan Narkoba sangat merusak kehidupan penggunanya.bukan hanya dari segi fisik yang dapat merenggut nyawa,tetapi juga berdampak langsung …
lebih

Pondasi Budaya Harus Tetap Diperkokoh

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Selama ini belum ada landasan strategis mengenai kebudayaan. Undang-undang nomor 5 tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan, bangsa …
rsud

Gegara BPJS RSUD Cibabat Jadi Punya Utang

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Buntut tunggakan BPJS Kesehatan kepada Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cibabat berhujung utang. Saat ini, untuk memenuhi …