Pasar Kosambi Dilalap Api, 178 Lapak dan 35 Kios Hangus

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Si jago merah melalap Pasar Kosambi, Kota Bandung, Sabtu (18/5/2019) malam. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, bahkan penyebab kebakaran belum diketahui hingga saat ini.


Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, sebanyak 178 lapak meja dan 35 kios hangus dilalap api. Kebakaran melanda Pasar Kosambi ini mulai dari Sabtu (18/5/2019) malam hingga Minggu (19/5/2019) dini hari.

“Lapak meja 178 yang terbakar dan 35 kios. Sampai saat ini masih dilakukan proses pemadaman. Lokasi yang terbakar ialah semi basement, bukan basement-nya,” ujar Kombes Pol Irman Sugema, Minggu (19/5) dini hari.

Irman menyebut, pihak Diskar PB Kota Bandung telah mengerahkan 15 unit pancar ke lokasi kebakaran. Total 25 unit pancar yang ikut membantu pemadaman yang berasal dari kota/kabupaten sekitar.

Kepolisian, Damkar, dan PD Pasar sudah berkoordinasi dan pihak PD Pasar mengkonfirmasi bahwa bagian basement masih aman dari kobaran api.

Irman Sugema mengatakan, belum bisa memastikan penyebab kebakaran yang melanda Pasar Kosambi.

“Kami dari kepolisian sudah mengamankan jalur-jalur yang dilalui oleh petugas Pemadam Kebakaran. Di lokasi, kami berkoordinasi dengan pihak Damkar untuk mencari titik api.

Namun, kata dia, jika pemadaman selesai, maka Tim Inafis akan menyelidiki dan melakukan olah TKP,”

Kapolrestabes Bandung menambahkan, pihaknya telah meminta keterangan beberapa orang saksi yang mengetahui kejadian awal kebakaran tersebut.

Ia mengimbau, agar masyarakat, khususnya pedagang, untuk bersabar menunggu informasi terkait kebakaran yang melanda Pasar Kosambi.

Sekretaris Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung, Rachmat Hidayat mengatakan barang yang ada di dalam pasar mudah terbakar.

“Barang-barang di dalam terbuat dari kayu, pedagangnya rata-rata berjualan sayur dan kelapa. Informasi juga kami peroleh bahwa ada kendaraan roda dua dan empat yang terjebak di bagian basement, tapi ada yang sudah dievakuasi keluar,” tandasnya.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …