KNPI: Banjir Kota Bandung karena Bangunan Langgar Perda

Bidang Penanggulangan Bencana, KNPI Kota Bandung, Rizky Januar

Bidang Penanggulangan Bencana, KNPI Kota Bandung, Rizky Januar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG –  Prihatin dengan kondisi banjir akibat hujan ringan di Kota Bandung, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung gelar diskusi dengan instansi-instansi pemerintah Kota Bandung.

Bidang Penanggulangan Bencana, KNPI Kota Bandung, Rizky Januar mengatakan, Kota Bandung saat ini hujan hanya beberapa menit tapi mobil bisa sampai setengah terendam.

“Belum lagi banjir bandang di Mandalajati itu, tentu ini menjadi perhatian kita bersama untuk dikaji apa akar dan bagaimana solusinya,”ujar Rizky saat ditemui di sela-sela diskusi dengan tema Penanggulangan Bencana Banjir, di Gedung PSSI Jawa Barat Jalan Lodaya Kota Bandung, Jumat (17/5/2019).

Banjir di Kota Bandung, kata Rizky salah satu penyebabnya adalah masih banyaknya bangunan-bangunan yang nakal dan tidak mematuhi peraturan daerah.

“Kebanyakan bangunan masih melanggar perda, contoh dalan perda itu harus ada sumur resapan atau biopori dan ruang terbuka hijau (RTH) tapi apakah pernah liat ada RTH di pasar modern ? tidak ada, semuanya habis untuk parkir dan pakai cor, sedangkan cor sendiri kan tidak bisa meresap air,” tegas Rizky.

Bahkan, pihaknya juga memberi catatan agar pemerintah Kota Bandung bisa lebih serius dalam menangani persoalan banjir, dengan melibatkan semua pihak termasuk pemuda.

Lebih lanjut, pihaknya juga cukup menyesalkan lantaran pihak pemerintah Kota Bandung yang diundang yakni Dinas Tata Ruang berhalangan hadir dalam kesempatan tersebut.

“Mungkin ya kalau boleh dibilang acuh, mungkin acuh, sekarang untuk diajak saja diskusi saja susah mungkin karena kita pemuda dianggap  tak tahu apa apa mungkin,” kata Rizky.

Selain itu, Rizky juga menyoroti pada pelaksanaan program penanggulangan bencana di Kota Bandung yang dirasa belum sepenuhnya dilaksanakan secara serius.

“Bandung dilanda banjir cukup
sering sering itu sejak 2013-2019, sekitar enam tahun lalu, pemerintah itu kan diamanahi rakyat, balik lagi aja tanya kemasayarakat apa masih merasakan banjir atau tidak, kalau masih ya berarti programnya belum maksimal dong,” kata Rizky.

(azs)

loading...

Feeds

rs

Dewan Sorot Kekosongan Pimpinan Enam RS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bakal mengagendakan pertemuan dengan Pemeritah Provinsi Jawa Barat, terutama …
regulasi

Regulasi Rumit Ganggu Harga Pangan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Galuh Octania mengingatkan pemerintah terkait harga pangan. Menurutnya, bahwa regulasi …

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

Pendekatan zonasi tidak hanya diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa pendekatan serupa …