Tak Semua Honorer Setujui Tawaran Disdik Kota Bandung

Ilustrasi Honorer

Ilustrasi Honorer

“Jadi yang harus di perjuangkan adalah 2.413 guru dan TAS Kota Bandung yang terancam tidak mendapat honorarium dari Pemkot karena tidak masuk klasifikasi A, B1 dan B2,” kata Iwan melalui pesan singkat.

Iwan menyebut, penelusuran FAGI juga diperkirakan hanya
8.873 guru yang terserap dari anggaran Rp157 milyar dengan akumulasi yang terserap diperkirakan hanya sebesar Rp 127 milyar.

“Sisanya Rp40 miliar kita perjuangkan dibagi rata untuk 2.413 guru yang tidak memenuhi klasifikasi Perwal dan yang sudah bersertfikasi. Tinggal Pemkot Bandung dengan membuat klasifikasi bari C1 dan C2 serta mencari payung hukumnya agar tidak di persalahkan secara hukum di kemudian hari,” papar Iwan.

Iwan menuturkan, jika 2.413 guru atau TAS yang biasa dapat tunjangan dan tahun ini tidak dapat, kemungkinan akan menimbulkan dapak psikologis bagi guru tersebut apalagi menjelang lebaran
.

“Mudah-mudahan Ramadan ini ada pertimbangan dari Pemkot Bandung yang bijaksana dalam membuat keputusan yang adil dan tidak merugikan guru,” pungkasnya.

(arh/dtk)

loading...

Feeds

Kritik Rekam Jejak Pansel Capim KPK

Catatan kurang sedap mengiringi perjalanan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023. Mencuat jejak rekam (track …
SIMBOLIS : Peresmian secara simbolis monumen Gor Sasakawa yang dibangun di Jalan Padjadjaran, Bandung, disaksikan langsung oleh Sekjen KKI Pusat, Ketum Forki Jabar, Wali Kota Cimahi, Wakil Wali Kota Cimahi, Kasubdisbinor Disjasad, Ketum Forki Kota Cimahi dan pengurus, serta perwakilan pengurus perguruan-perguruan yang ada di Cimahi.

Kuatkan Tali Persaudaraan

CIMAHI – Keluarga besar Vira Prakarsa Yudha Sawa Dojo, Kushinryu M Karatedo Indonesia (KKI) melaksanakan buka puasa bersama dengan 400 …

Robert Puas, Persib Pantas Menang

Start apik dicetak Persib Bandung di Liga 1 musim 2019. Maung Bandung menghajar Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, …