BPJSTK Gaet KNKS Kaji Pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Syariah

POJOKBANDUNG.com, TASIK – Syariah yang berkembang di Indonesia selama ini lebih fokus pada sistem pengelolaan dana perbankan yang ada di Indonesia.


Namun sejak dilakukannya penandatanganan nota kesepahaman antara Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK), akan dikaji kemungkinan pelaksanaan sistem pengelolaan dana berbasis syariah yang cakupannya diperluas pada pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan berbasis syariah.

Bertempat di Kantor Kementerian Bappenas, Jakarta, Selasa (13/5/2019), Direktur Utama BPJSTK, Agus Susanto, melakukan penandatanganan komitmen bersama dengan Ventje Rahardjo, Direktur Eksekutif KNKS yang tertuang dalam nota kesepahaman tentang Pengembangan Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Berbasis Syariah.

Dalam kerjasama kali ini, poin penting yang diangkat adalah terlaksananya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia sesuai dengan prinsip syariah.

Ditemui seusai penandatanganan nota kesepahaman, Agus Susanto berharap kerjasama ini memiliki dampak positif bagi pelaksanaan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia ke depannya.

“Seperti kita ketahui, prinsip ekonomi syariah yang telah diterapkan selama lebih dari 3 dekade di Indonesia merupakan salah satu kunci penting untuk menyukseskan perlindungan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Indonesia,” tutur Agus.

Hal-hal yang dapat dilakukan bersama-sama antara BPJSTK dengan KNKS selain melakukan riset, kajian atau review regulasi dan berbagi pengetahuan mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan, juga akan dilakukan koordinasi bersama pemangku kepentingan dan sosialisasi program jaminan sosial ketenagakerjaan untuk mendukung terselenggaranya jaminan sosial ketenagakerjaan berdasarkan prinsip syariah di Indonesia.

Kepala kantor cabang tasikmalaya afriadi mengatakan penerapan pelaksanaan jaminan sosial ketenagakerjaan syariah nantinya diharapkan mampu mendongkrak kesadaran masyarakat, khususnya umat Islam di tasikmalaya, untuk berpartisipasi dan mendukung program jaminan sosial di Indonesia.

(sol)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …