Sah! Pimpinan dan Pegawai Non-PNS Lembaga Non-Struktural Dapat THR

Presiden Joko Widodo.

Presiden Joko Widodo.

Presiden Jokowi Teken PP 37 Tahun 2019

POJOKBANDUNG.com –  Kabar gembira datang kepada pimpinan dan pegawai non-Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada lembaga non struktural (LNS). Presiden Joko Widodo (Jokowi), diketahui telah menandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 Tahun 2019 tentang Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1440 H Kepada Pimpinan dan Pegawai Non-Pegawai Negeri Sipil pada Lembaga Non-Struktural.

“Pimpinan dan pegawai non pegawai negeri sipil pada LNS diberikan Tunjangan Hari Raya,” bunyi Pasal 2 PP ini, dikutip dari laman Sekretariat Kabinet, Jumat (10/5).

Menurut PP 37/2019 tersebut, pimpinan pada LNS terdiri atas ketua/kepala, wakil ketua/wakil kepala, sekretaris, dan anggota yang telah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sah! Pimpinan dan Pegawai Non-PNS Lembaga Non-Struktural Dapat THR
Rincian THR untuk untuk pimpinan dan pegawai non-PNS pada Lembaga Non Struktural yang telah ditandatangani Presiden Joko Widodo Senin (6/5) (Istimewa)

Beleid terbaru yang ditandangani Presiden Jokowi Senin (6/5) ini mengatur persyaratan pegawai non pegawai negeri sipil pada LNS yang berhak mendapatkan THR di hari raya lebaran kali ini. Di antaranya, berwarga negara Indonesia dan telah bertugas minimal satu tahun sejak pengangkatan atau penandatanganan perjanjian kerja.

Selain itu, pegawai penerima THR telah diangkat oleh pejabat yang memiliki kewenangan atau telah menandatangani Surat Perjanjian Kerja (SPK) sesuai dengan ketentuan yang berlaku pada LNS. Disitu juga dijelaskan bahwa anggaran THR untuk pegawai tersebut akan dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tunjangan Hari Raya sebagaimana dimaksud diberikan sebesar penghasilan 1 (satu) bulan pada 2 (dua) bulan sebelum bulan Hari Raya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang mengatur mengenai penghasilan bagi pimpinan dan pegawai nonpegawai negeri sipil pada LNS,” bunyi Pasal 4 ayat 1 PP ini.

PP ini menegaskan, Tunjangan Hari Raya dibayarkan paling cepat 10 (sepuluh) hari kerja sebelum tanggal Hari Raya. Artinya, THR akan cair antara tanggal 26 atau 27 Mei 2019. Sebaliknya, THR yang belum dapat dibayarkan pada tanggal tersebut, akan diberikan setelah tanggal Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

“Tunjangan Hari Raya sebagaimana dimaksud diberikan sebesar penghasilan 1 (satu) bulan pada 2 (dua) bulan sebelum bulan Hari Raya sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan yang mengatur mengenai penghasilan bagi pimpinan dan pegawai nonpegawai negeri sipil pada LNS,” bunyi Pasal 4 ayat 1 PP ini.

PP ini menegaskan, Tunjangan Hari Raya dibayarkan paling cepat 10 (sepuluh) hari kerja sebelum tanggal Hari Raya. Artinya, THR akan cair antara tanggal 26 atau 27 Mei 2019. Sebaliknya, THR yang belum dapat dibayarkan pada tanggal tersebut, akan diberikan setelah tanggal Hari Raya Idul Fitri 1440 H.

Adapun Pajak penghasilan atas THR itu juga akan dibebankan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

(jpc)

 

loading...

Feeds

Kritik Rekam Jejak Pansel Capim KPK

Catatan kurang sedap mengiringi perjalanan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023. Mencuat jejak rekam (track …
SIMBOLIS : Peresmian secara simbolis monumen Gor Sasakawa yang dibangun di Jalan Padjadjaran, Bandung, disaksikan langsung oleh Sekjen KKI Pusat, Ketum Forki Jabar, Wali Kota Cimahi, Wakil Wali Kota Cimahi, Kasubdisbinor Disjasad, Ketum Forki Kota Cimahi dan pengurus, serta perwakilan pengurus perguruan-perguruan yang ada di Cimahi.

Kuatkan Tali Persaudaraan

CIMAHI – Keluarga besar Vira Prakarsa Yudha Sawa Dojo, Kushinryu M Karatedo Indonesia (KKI) melaksanakan buka puasa bersama dengan 400 …

Robert Puas, Persib Pantas Menang

Start apik dicetak Persib Bandung di Liga 1 musim 2019. Maung Bandung menghajar Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, …