Subang, Kabupaten Terkreatif di Jawa Barat

Wabup Subang Agus Masykur bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bepose usai menerima penghargaan Kabupaten Terkreatif di Jabar dari Ridwan Kamil dalam Awarding Night Of Creative Cities Of West Java  di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis malam (2/5/2019).
(foto : IST)

Wabup Subang Agus Masykur bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bepose usai menerima penghargaan Kabupaten Terkreatif di Jabar dari Ridwan Kamil dalam Awarding Night Of Creative Cities Of West Java di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis malam (2/5/2019). (foto : IST)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG-Kabupaten Subang menerima penghargaan Kabupaten Terkreatif di provinsi Jawa Barat dari Gubernur Jawa dalam acara Awarding Night Of Creative Cities Of West Java  di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis malam (2/5/2019).

Atas hal tersebut, Kabupupaten Subang kemudian menjadi salah satu dari sejumalh Kabupaten/Kota di Provinsi Jabar Barat penerima penghargaan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Saya tidak menyangka dapat penghargaan ini, karena tiba-tiba saja ada undangan untuk menerima penghargaan,” ujar Bupati Subang H Ruhinat, Minggu (5/5/2019).

Penghargaan itu sendiri diserahkan langsung Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil bersamaan dengan acara Awarding Night Of Creative Cities Of West Java  di Aula Barat Gedung Sate Bandung, Kamis (2/5/2019) malam.

Acara penerimaan piagam penghargaan untuk Kabupaten Subang sebagai Kabupaten Terkreatif diterima Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi, bersama Kadisparpora Subang Drs. H. Ugit Sugiana, serta para tokoh kreatif Subang.

“Saya sendiri tidak datang, namun diwakili oleh Wakil Bupati Pak Agus Masykur dan Kadisparpora Pak Ugit Sugiana serta para tokoh kreatif Subang,” ucap H.Ruhimat.

H .Ruhimat menuturkan, penghargaan Kabupaten Terkreatif ini menjadi motivasi dirinya untuk terus memberikan yang terbaik bagi Kabupaten Subang terutama di bidang pelayanan kesehatan dan bidang lainnya.

Dia menyebutkan, wujud komitmen pemerintah dalam bidang kesehatan. “Ini adalah wujud komitmen agar pelayanan kesehatan kepada masyarakat bisa optimal, ” ucapnya.

Terkait upaya preventif, H Ruhimat terus mengampanyekan gerakan hidup bersih dan sehat di setiap kesempatan.  “Ini sebagai upaya agar masyarakat sadar bahwa pola hidup bersih dan sehat itu penting,” katanya.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dalam sambutannya menyatakan, diam-diam meneliti dan menilai dalam pemeringkatan indeks kreatifitas dan Alhamdulillah dari 27 daerah terpilih 13 daerah tertinggi. ”Kita ingin kegiatan kreatif ini bisa mewujud pada nilai-nilai ekonomi sehingga kesejahteraan masyarakat meningkat,” kata Gubernur yang akrab disapa Emil.

Selanjutnya ke-13 daerah ini akan mendapatkan prioritas bantuan anggaran dari Pemprov Jabar. Emil mempersilakan daerah tersebut untuk mengajukan bantuan terkait peningkatan ekonomi kreatif.

“13 daerah ini akan mendapatkan prioritas anggaran dari Pemprov Jabar silakan ajukan mau apa terkait peningkatan ekonomi kreatif, karena letupan energinya sudah ada,” ujar Emil.

Menurutnya, di 13 daerah ini sudah banyak aktivitas publik ekonomi kreatifnya. Untuk itu pihaknya juga akan memprioritaskan untuk membangun gedung kreatif center.

“Tentunya juga diprioritaskan mendapat gedung kreatif center tinggal lahannya tolong disiapkan minimal 3000 meter memadai nanti kita bangunkan dari dana provinsi,” ucapnya.

Emil meminta gedung kreatif center tersebut nantinya diramaikan oleh aktivitas kreatif anak muda. “Tempat (gedung kreatif center) itu nanti tolong diramaikan untuk kegiatan kreatif anak-anak muda misalnya melatih skil yang bernilai ekonomi,” terang Emil.

Dirinya juga berpesan bahwa setiap daerah harus mempunyai minimal tiga identitas ekonomi kreatif yang menjadi unggulan. “Misalnya animasi di Kota Cimahi, bambu di Garut dan lainnya. Jenis ekonomi kreatif itu seperti desain, arsitektur, televisi dan film, animasi, kuliner, musik, seni budaya dan masih banyak lagi,” jelas Emil.

(anr)

loading...

Feeds

negara

Mahasiswa 14 Negara Belajar ke Cireundeu

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Kampung Adat Cireunde kedatangan tamu mancanegara. Para tamu tersebut merupakan peserta Summercourse , Sociopreuner dan Cultural workshop …