RSUD Cikalongwetan Belum Terakreditasi

MENINJAU : Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna bersama Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan di Rumah Sakit Umum Daerah Cikalongwetan, kamis (5/2/2019).
(foto : IST)

MENINJAU : Bupati Kabupaten Bandung Barat Aa Umbara Sutisna bersama Kepala Dinas Kesehatan KBB Hernawan di Rumah Sakit Umum Daerah Cikalongwetan, kamis (5/2/2019). (foto : IST)

POJOKBANDUNG.com, CIKALONGWETAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cikalongwetan akan segera terakreditasi, dimana sebagai bagian dari kerjasama terkait Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara berharap ketika RSUD Cikalongwetan telah terakreditasi ke depannya dapat memberikan pelayanan BPJS kepada warga masyarakat khususnya KBB dengan baik.

“RSUD Cikalongwetan ini kan yang datangnya bukan hanya dari KBB, tapi dari Cianjur dan Purwakarta juga. Jadi, saya harap nanti pihak rumah sakit dapat memberikan pelayanan terbaik ketika sudah dapat akreditasi,” ujar AA.

Di samping itu, Aa juga menyoroti masih banyak fasilitas yang kurang dan itu dapat dilengkapi sedikit demi sedikit. RSUD Cikalongwetan ini, kata Aa menjadi RSUD terbaik dibandingkan RSUD Cililin dan Lembang.

“Paling strategis RSUD Cikalongwetan ini dibanding lainnya karena mencakup beberapa kabupaten dan semoga dapat lebih dimaksimalkan kembali,” ucap dia.

Sedangkan Mengenai kegiatan ini menurut Kepala RSUD Cikalongwetan, dr Ridwan Abdullah Putra mengaku pihaknya telah mempersiapkan segala bentuk persyaratan mulai dengan mengumpulkan sejumlah dokumen dan menyelenggarakan workshop bimbingan dari tim RSHS Bandung.

“Nanti pada 6 hingga 8 Mei akan ada survei simulasi praakreditasi dengan hadir tiga orang surveyor dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) nasional,” katanya di RSUD Cikalongwetan, Kamis (2/5/2019).

Ketika disinggung terkait jumlah pasien BPJS yang mendaftar ke RSUD Cikalongwetan, Ridwan mengatakan terjadi peningkatan sebesar 300 persen sejak Oktober 2018, sedangkan jumlah pasiennya selalu tentatif.

Kesempatan sama, Kepala Dinkes KBB, Hernawan mengungkapkan tahun ini seluruh RSUD di Bandung Barat mesti sudah terakreditasi, agar nanti setiap tiga tahun sekali dilakukan akreditasi ulang. Ada sebanyak 16 poin indikator yang menjadi penilaian dalam akreditasi ini, mulai keamanan, mutu, hingga manajemen internal RSUD.

“RSUD Cililin tinggal menunggu hasilnya karena bulan kemarin sudah ada penilaian. Dan di RSUD Cikalongwetan juga Lembang masih tahap survei. Jadi hasil bisa ditunggu selama sebulan,” katanya seraya menyebut pendanaan untuk melakukan akreditasi ini dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp 600 juta.

(bie)

loading...

Feeds

Kritik Rekam Jejak Pansel Capim KPK

Catatan kurang sedap mengiringi perjalanan Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019-2023. Mencuat jejak rekam (track …
SIMBOLIS : Peresmian secara simbolis monumen Gor Sasakawa yang dibangun di Jalan Padjadjaran, Bandung, disaksikan langsung oleh Sekjen KKI Pusat, Ketum Forki Jabar, Wali Kota Cimahi, Wakil Wali Kota Cimahi, Kasubdisbinor Disjasad, Ketum Forki Kota Cimahi dan pengurus, serta perwakilan pengurus perguruan-perguruan yang ada di Cimahi.

Kuatkan Tali Persaudaraan

CIMAHI – Keluarga besar Vira Prakarsa Yudha Sawa Dojo, Kushinryu M Karatedo Indonesia (KKI) melaksanakan buka puasa bersama dengan 400 …

Robert Puas, Persib Pantas Menang

Start apik dicetak Persib Bandung di Liga 1 musim 2019. Maung Bandung menghajar Persipura Jayapura di Stadion Si Jalak Harupat, …