Rumah Sakit Harus Perbaharui Status Akreditasi

BINCANG: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Mokhamad Cucu Zakaria (tengah) sedang berbincang usai konferensi pers di Kantor Cabang Bandung, Jalan PH.H. Mustofa, Kota Bandung, Kamis (2/5). ( Foto : ASEP RAHMAT/ RADAR BANDUNG )

BINCANG: Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Mokhamad Cucu Zakaria (tengah) sedang berbincang usai konferensi pers di Kantor Cabang Bandung, Jalan PH.H. Mustofa, Kota Bandung, Kamis (2/5). ( Foto : ASEP RAHMAT/ RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BPJS Kesehatan kembali ingatkan sejumlah rumah sakit untuk memperbarui status akreditasi. Hal itu menjadi syarat wajib untuk memastikan peserta JKN-KIS mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar yang ditetapkan.


Kepala BPJS Kesehatan Cabang Bandung, Mokhamad Cucu Zakaria mengatakan, akreditasi merupakan bentuk perlindungan pemerintah dalam memenuhi hak setiap warga negara agar mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan bermutu oleh fasilitas pelayanan kesehatan.

“Akreditasi ini tidak hanya melindungi peserta, tapi juga melindungi tenaga kesehatan yang bekerja di rumah sakit itu sendiri,” ujar Cucu usai konferensi pers di Kantor Cabang Bandung, Jalan PH.H. Mustofa, Kota Bandung,
Kamis (2/5).

Cucu menjelaskan, akreditasi sebagai persyaratan bagi rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan seharusnya diberlakukan sejak awal tahun 2014 seiring dengan pelaksanaan Program JKN-KIS. Namun memperhatikan kesiapan rumah sakit, ketentuan ini diperpanjang hingga 1 Januari 2019 sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan (PMK) Nomor 99 Tahun 2015 tentang perubahan PMK 71 Tahun 2013 Pasal 41 ayat (3).

“Kita sudah mengingatkan rumah sakit untuk mengurus akreditasi. Awal tahun lalu, pemerintah sudah memberi kesempatan kepada yang belum melaksanakan akreditasi untuk melakukan pembenahan dan perbaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan,” paparnya.

Selain itu, sambung Cucu, pemerintah juga telah memberikan surat rekomendasi kepada sejumlah rumah sakit mitra BPJS Kesehatan yang belum terakreditasi agar segera diselesaikan paling lambat 30 Juni 2019 sudah sudah terakreditasi.

“Kemudian pada 11 Februari 2019, Dirjen Pelayanan Kesehatan Kemenkes juga sudah mengirimkan pemberitahuan bagi rumah sakit agar segera terakreditasi,” tambah Cucu.

Kata Cucu, fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan wajib memperbarui kontraknya setiap tahun. Hakikat dari kontrak adalah semangat mutual benefit. Di BPJS Kesehatan Cabang Bandung sendiri terdapat 5 FKRTL. Sedangkan FKRTL lainnya harus segera melakukan pembaharuan akreditasi sebelum habis masa berlakunya.

“Kami berharap rumah sakit bisa memanfaatkan toleransi yang sudah diberikan pemerintah tersebut,” tegasnya.

Cucu menyebut, khusus di wilayah kerja Kantor Cabang Bandung FKRTL yang Kerja Sama adalah sebanyak 40 FKRTL, terdiri dari 30 RS dan 10 KU. Pada Desember 2018, terdapat 5 RS dengan rekomendasi Kemenkes sampai dengan 30 Juni 2019.

“Saat ini terdapat 1 RS yang sudahhabis masa berlaku akreditasinya (RS Advent), sehingga per 1 Mei 2019 untuk sementara belum dapat memberikan pelayanan kepada peserta JKN-KIS sampai dengan hasil survey akreditasi KARS keluar,” pungkasnya.

(arh)

Loading...

loading...

Feeds

Ada Efek Pegal-pegal dan Ngantuk

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Setelah disuntik vaksin, Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana tidak berencana melakukan kegiatan yang terlalu berat. “Setelah …

Dinas Lingkungan Hidup Usulkan Perda TPU

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Pemerintah Kabupaten Subang, melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  mengusulkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Tempat Pemakaman Umum (TPU) …

Pemkab Belum Ada Rencana Perbaikan

POJOKBANDUNG.com, BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, belum ada rencana untuk memperbaiki bangunan sekolah rusak yang terdampak banjir. Kepala Dinas …

Jembatan Cisokan Tak Kunjung Diperbaiki

POJOKBANDUNG.com, CIANJUR – Sebuah jembatan yang menghubungkan Desa Cibanggala dengan pusat pemerintahan Kecamatan Campakamulya, Kabupaten Cianjur ambruk diterjang air Sungai …

Dua Orang Tersangka Masih Buron

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Polres Cimahi menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam bentrokan antar geng motor yang terjadi di Jalan Raya …

Kades Merem Melek, Takut Jarum Suntik

POJOKBANDUNG.com, TANJUNGSARI  – Lantaran belum pernah merasakan disuntik sejak 58 tahun. Kepala Desa Kutamandiri Caca Suryana menutup wajahnya dengan menggunakan …

147 Orang Akan di Test Swab

POJOKBANDUNG.com, PARONGPONG – Berdasarkan hasil tracing Puskesmas Ciwaruga terhadap kontak erat jamaah ziarah yang terpapar COVID-19 di Kampung Pangkalan RW …

Harapan Ekonomi di Tangan Petani

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Ditengah situasi pandemi Covid 19, program 5.000 petani milenial yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan …