Perkuat Sistem Sidik Jari untuk Pelayanan Maksimal Peserta JKN-KIS

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Pelaksanaan program Jaminan Kesehatan Nasional yang diselenggarakan BPJS Kesehatan tak lepas dari peran penting para stakeholder, terutama dari bidang kesehatan.Sebagai badan hukum publik yang menyelenggarakan program JKN-KIS, jumlah rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan kian bertambah dari waktu ke waktu. Pemerintah melalui Kementerian maupun Dinas Kesehatan berperan penting dalam hal merumuskan dan membantu implementasi serta pengawasan pelayanan kesehatan peserta JKN


Salah satunya adalah regulasi terkait implementasi fitur sidik jari pada pelayanan rumah sakit. Oleh karenanya BPJS Kesehatan Cabang Cimahi melakukan kegiatan sosialisasi terkait persiapan implementasi sidik jari tersebut Selasa (30/04/2019). Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh perwakilan manajemen seluruh rumah sakit wilayah kerja BPJS Kesehatan Cabang Cimahi.

Pengembangan fitur sidik jari yang dimaksud adalah pengembangan penerapan yang sudah dimulai sejak 2018 lalu. Di tahun 2019 ini, diharapkan penggunaan sidik jari lebih dapat dioptimalkan dengan pemanfaatan yang meluas dan maksimal di semua jenis layanan tingkat lanjut di rumah sakit.

“Awalnya sidik jari diterapkan untuk pasien hemodialisa atau cuci darah dan pengkoneksian data sebagai validasi pendaftaran layanan tambahan, namun di 2019 ini secara bertahap akan diterapkan ke semua jenis pelayanan di fasilitas kesehatan rujukan,” ujar Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Rujukan BPJS Kesehatan Cabang Cimahi, Devi Afni.

Penerapan fitur sidik jari di fasilitas kesehatan adalah sebagai salah satu upaya pencegahan penggunaan hak jaminan kesehatan oleh orang yang tidak berhak, yakni melalui dukungan otentifikasi menggunakan fitur sidik jari.

“Tahap pertama akan kita mulai secepatnya, yakni penggunaan sidik jari untuk pasien rawat jalan tingkat lanjut yang akan mengakses pelayanan rehab medik, pelayanan mata, dan pelayanan rawat jalan pada poli jantung di seluruh rumah sakit,” tambah Devi.

Dilain pihak, salah satu perwakilan yang hadir dari RS Mitra Kasih Cimahi, Innamenyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menerapkan fitur sidik jari di jenis pelayanan lainnya. Karena fingerprint pada fasilitas kesehatan merupakan alat bantu yang memudahkan untuk validitas data kepesertaan JKN.

“Kita tetap akan upayakan untuk penerapan fitur sidik jari yang lebih optimal,  khususnya untuk pelayanan di poli yang lain juga. Karena selama ini sistem fingerprint ini sudah berjalan untuk hemodialisa danhal ini terbukti sangat memudahkan peserta JKN-KIS yang memerlukan tindakan hemodialisa” ujarnya.

(dh)

Loading...

loading...

Feeds

Pemkot

BSM Plus Permudah Informasi Geografis

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menyosialisasikan aplikasi sistem informasi geografis berbasis situs daring bernama Bandung Smart Map Plus (BSM+). …
cipali

Tol Cipali KM 40-86 Rawan Kecelakaan

POJOKBANDUNG.com,BANDUNG – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Barat mengimbau masyarakat yang akan menggunakan Tol Cipali untuk mewaspadai kecelakaan. Kecelakaan …
sdn

Enam Kelas SDN Cinta Warna Rusak

POJOKBANDUNG.com,SUBANG – Enam ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cinta Warna yang berlokasi di Kampung Cigebang, RT 13/RW 05, …
AHY

Kader Baru Harus Siap Didenda Rp 1 Miliar

POJOKBANDUNG.com,Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mewisuda taruna Akademi Demokrat. Dalam pidatonya, AHY menyebut bahwa kader baru …
MK

Sepakat Takkan Usung Eks Koruptor

POJOKBANDUNG.com, Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan sebagian gugatan terkait pencalonan mantan narapidana korupsi untuk maju dalam gelaran Pilkada. Dalam putusan MK, …

Rumah 2 Lantai Hanya Rp 900 Jutaan di Bandung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Permintaan pasar akan hunian dua lantai dengan harga terjangkau semakin besar seiring dengan pertumbuhan segmen menengah. Tingginya …