Bagikan Sertifikasi Gratis bagi Instalatir Listrik

(dari kiri ke kanan) Rektor ITB Kadarsah Suryadi, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan East & Southeast Asia Director International Copper Association, Collin May usai melakukan penandatangan kerjasama di ITB, Senin (19/4/2019).
IST

(dari kiri ke kanan) Rektor ITB Kadarsah Suryadi, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan East & Southeast Asia Director International Copper Association, Collin May usai melakukan penandatangan kerjasama di ITB, Senin (19/4/2019). IST

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Menuju seabadnya Institut Teknologi Bandung (ITB) menggelar seminar bertemakan Industri 4.0. Industri 4.0 merupakan industri yang menggabungkan teknologi otomatisasi dengan cyber technology.


Ada lima sektor industri yang menjadi pendorong perkembangan  Industri 4.0, yaitu minuman, kimia, tekstil, elektronik/listrik dan otomotif. Menurut Collin May, Director East & Southeast Asia, pada  Industri 4.0 dalam hal elektronik/listrik dan otomotif harus mempunyai tembaga yang memiliki Standart Nasional Indonesia (SNI).

“Tembaga memiliki tingkat konduktif 30% lebih tinggi dibandingkan logam lainnya yang berarti meningkatkan efisiensi, sedangkan dalam otomotif tembaga merupakan material kunci untuk transportasi menjadi lebih bersih. Pada mobil listrik, jumlah penggunaan tembaga 4 kali lebih banyak dibandingkan mobil konvensional,” katanya.

Berdasarkan data dari Dinas Pemadam Kebakaran di salah satu kota besar di Indonesia telah terjadi di tahun 2016 kebakaran sebanyak 1.047, yang 754 diantaranya disebabkan  karena listrik dan di tahun 2017 sebanyak 1.185 kejadian sebanyak 851 disebabkan karena listrik. Penyebab kebakaran antara lain perawatan tidak sesuai standar, terdapat bagian listrik yang terbuka, isolasi kabel yang buruk, terjadi overload pada sistem instalasi listrik, kerusakan pada sistem instalasi listrik, penggunaan peralatan instalasi listrik yang standar, serta kondisi listrik yang buruk.

“Ini adalah sebuah kenyataan umum tidak hanya di Indonesia tapi di beberapa negara bahwa pengguna atau konsumen tidak peduli dengan kabel listrik di rumahnya. Orang-orang mengira bahwa kabel listrik dirumah mereka sudah aman dan sistem pelistrikannya sudah diatur dan dicek,” ujarnya.

Dengan maraknya kebakaran di pemukiman warga dan perkantoran tersebut, maka International Copper Association (ICA) Southeast Asia dan Provinsi Jawa Barat akan melakukan kampanye keselamatan kelistrikan dengan Safety, Green and Smart Electricity. Hal ini ditandai dengan pemberian sertifikasi gratis bagi instalatir listrik.

Sertifikasi kompetensi ini diperlukan para tenaga ahli untuk menunjang kredibilitasnya. Kegiatan akan dilakukan mulai tahun 2019 hingga akhir tahun 2024. Lewat kerjasama ini juga memberikan inspeksi listrik gratis bagi warga Jawa Barat dan edukasi pada masyarakat mengenai bahaya kebakaran dan pentingnya Sertifikat Laik Operasi (SLO) bagi pemilik rumah tinggal.

ICA dan Aliansi Tembaga bekerjasama di bidang-bidang manfaat sosial yang luas, termasuk pembangunan ekonomi, energi berkelanjutan, mitigasi/adaptasi perubahan iklim, kesehatan masyarakat, inovasi teknologi, dan mensosialisasikan  pentingnya menggunakan kabel listrik yang terbuat dari tembaga untuk mengurangi resiko kebakaran di perumahan. Kerjasama dan bantuan ini adalah kelanjutan atas pembicaraan dan kunjungan yang dilakukan oleh Dinas ESDM Provinsi Jawa Barat dengan United Nation Environment Programme (UNEP).

Menandai kerjasama, kolaborasi dan kemitraan yang juga melibatkan MNC Channels sebagai supporting team, serta peran serta Seabad ITB dan Pendidikan Tinggi di Indonesia dalam penyelenggaraan acara ini, maka dibuatlah suatu peejanjian yang kemudian di tandai dengan penandatanganan Letter Of Intent (LOI) yang dilakukan pada 29 April 2019 di AuliaTimur ITB.

Penandatanganan tersebut dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Direktorat Jendral Ketenagalistrikan Kementerian ESDM (Gatrik).  Wanhar,  Dra, Zakiyah,MM, Deputi Bidang Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian Badan Standarisasi Nasional,  Collin May – East & Southeast Asia Director, Glenn Mandey, Country Manager,  Frankco Nasarino Nainggolan – Product Specialist,Home and Distribution Division, Dede Suhendar, Comercial Director PT KMI Wire and Cable Tbk dan Samoel Tanugraha – R&D Manager PT Broco Mutiara Electrical Industry.

(pra)

Loading...

loading...

Feeds