Awasi Penjual “Miras” Berkedok Toko Jamu

Jajaran Polres Cimahi mengamankan ribuan botol minuman keras, beberapa waktu lalu.
(foto : ILUSTRASI)

Jajaran Polres Cimahi mengamankan ribuan botol minuman keras, beberapa waktu lalu. (foto : ILUSTRASI)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Satsabhara Polres Cimahi akan meningkatkan intensitas razia penyakit masyarakat (Pekat) menjelang bulan ramadan yang tingga seminggu lagi.


Salah satu sasaran razianya yakni toko minuman keras tanpa izin berkedok toko jamu yang banyak tersebar di Kota Cimahi dan Kabupaten Bandung Barat.

“Sasaran razia kami itu biasanya pengecer yang menjual mirasnya menempel di toko tukang jamu atau toko miras yang tidak memiliki izin,” ujar Kasatsabhara Polres Cimahi, AKP Oeng Choeruman, saat dihubungi, Senin (29/4/2019).

Razia miras saat bulan ramadan juga untuk meminimalisir terjadinya potensi kriminalitas di bulan puasa, yang mengganggu ketertiban.

“Tapi untuk melakukan razia itu kami menunggu informasi dulu dari intel, kalau informasinya sudah pasti anggota akan langsung bergerak,” katanya.

Ia mengatakan, dalam setiap razia pihaknya menerjunkan sebanyak satu pleton atau sekitar 30 personel anggota Sabhara, termasuk melibatkan anggota Polsek Cimahi dan Polsek Cimahi Selatan.

“Sistemnya intel duluan mencari sasaran kemudian anggota kita menyusul untuk eksekusi secara bersama. Jadi pelaksanaannya tidak berpencar untuk menyasar titik yang lain, dalam pelaksanaannya tetap bergabung,” bebernya.

Selain melakukan razia miras, pihaknya juga akan melakukan razia seperti premanisme dan prostitusi. Pihaknya turut menggandeng Satpol PP Kota Cimahi untuk pelaksanannya.

“Kalau premanisme itu sudah jelas preman, misalnya di pasar, terminal, dan tempat lainnya. Kita juga menyasar pak ogah, dan prostitusi di kos-kosan,” tegasnya.

Bagi para pelaku yang terjaring operasi penyakit masyarakat akan langsung diberikan pembinaan agar tidak kembali melakukan hal bisa merugikan dirinya sendiri maupun orang lain.

“Namun apabila mereka masih tetap berjualan dan melakukan hal yang sama akan diberikan sanksi, seperti sanksi tindak pidana ringan,” tegasnya.

Untuk saat ini pihaknya tengah menyiapkan rencana dan mapping wilayah yang akan menjadi sasaran operasi penyakit masyarakat menjelang ramadan.

“Rencananya besok akan kita rapatkan dulu, nanti setelah pelaksanaan pra ops tim patik, razia miras dan razia pekat itu akan kami laksanakan,” ucapnya.

(dan)

Loading...

loading...

Feeds

Timo Wermer Ngebet Gabung Liverpool

POJOKBANDUNG.com, LEIPZIG – Pemain RB Leipzig, Timo Werner, memberi sinyal bersedia bergabung dengan Liverpool. Dia bilang gaya bermainnya cocok dengan …

Love Fest 2020 Ditutup dengan Manis

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – HARI kedua gelaran Love Fest 2020 ditutup dengan sempurna. Musisi wanita kebanggaan Indonesia, Reza Artamevia tampil energik …

I Made Pemain Terbaik Versi FWP

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – I Made Wirawan terpilih sebagai sebagai pemain terbaik Persib Bandung 2019 versi jurnalis. Made mendapatkan penghargaan Best …

Teja Paku Alam Kiper Modern

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Penjaga gawang Persib Bandung, Teja Paku Alam sudah mulai mendapatkan tempat di posisi penjaga gawang Maung Bandung. …

Warga Siap Tanam Pohon Keras

POJOKBANDUNG.com, KERTASARI – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terkejut, usai mengetahui di kawasan sekitar hulu Sungai Citarum hanya ditanami …

Belasan Remaja Diamankan

POJOKBANDUNG.com, BALEENDAH – Karena membawa senjata tajam, sejumlah remaja diamankan oleh anggota kepolisian Polsek Baleendah. Kapolsek Baleendah, Kompol Supriyono , …