Waspada, Awas Banjir Bandang Susulan!

HANCUR : Warga menyaksikan pohon yang tumbang akibat banjir bandang yang terjadi di kampung Citombe RW 001 Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang.
(foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

HANCUR : Warga menyaksikan pohon yang tumbang akibat banjir bandang yang terjadi di kampung Citombe RW 001 Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang. (foto : M.ANWAR/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Banjir bandang yang terjadi di Subang, tepatnya di kampung Citombe RW 001 Desa Buniara, Kecamatan Tanjungsiang, pada hari Jumat (26/4/2019) sekitar pukul 21.00 WIB, meski tidak menimbulkan korban jiwa, namun pihak BPBD setempat memperingatkan kemungkinan banjir bandang susulan, mengingat curah hujan masih tinggi.


“Ya, curah hujan masih tinggi,kami sudah memberikan kewaspadaan terutama bagi daerah daerah yang dataran tinggi, terkait dengan longsoran dan banjir bagi daerah-daerah yang menjadi langganan,” ujar Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Subang, H.Hidayat.

Ia menambahkan, ada sejumlah tanda yang bisa menjadi alarm peringatan dini saat terjadinya banjir bandang. Di antaranya, air sungai yang tiba-tiba berwarna keruh atau mengalir bersama lumpur, pasir, serta ranting dan batang kayu.

“Selain waspada banjir bandang, masyarakat juga harus waspada terhadap ancaman tanah longsor dan angin kencang,” katanya.

Diketahui, hujan lebat yang terjadi di wilayah Subang menyebabkan banjir bandang menerjang Kp.Citombe di Desa Buniara. Akibatnya dua rumah warga mengalami kerusakan, satu di antaranya milik Mak Jane hancur.

“Banjir bandang ini akibat melaupnya sungai Cioray. Arus bandang ini sempat merusak dua rumah warga.Diantaranya milik Mak Jane, rumahnya hancur,” kata Camat Tanjungsiang, Aep Saepudin.

Menurut Aep, banjir yang terjadi pada Jumat (26/4/2019) sekira pukul 21.00 WIB meski tidak menelan korban jiwa dan korban Mak Jane yang sebatang kara pun masih bisa diselamatkan dan dievakuasi ke Puskemas. Hanya saja, kewaspadaan kemungkinan terjadinya banjir bandang susulan harus menjadi perhatian berasama.

“Terutama bagi warga yang bermukim di sepenjang aliran sungai dan perbukitan,” ucap Aep.

Selain banjir bandang yang melanda desa Buniara, pada hari Sabtu malam (26/7/2019), sekira pukul 20.00 WIB juga terjadi longsor di Kampung Cibuluh Hilir RT 10/07 Desa Cikadu Cijambe.Longsor dengan tinggi sekira 12 meter dan lebar tanah 50 meter. Bencana tersebut dikarenakan curah hujan sangat deras dalam waktu yanng lama.

Akibat longsor empat rumah milik Bapak Maed (40 tahun), Bapak Mista (50 tahun), Bapak Rosim (41 tahun) dan Bapak Goni (49 tahun) mengalami rusak di bagian belakang dan 2 rumah milik Bapak Widia (42 tahun) dan Bapak Dono (42 tahun) rawan terkena longsoran tanah.

Dikatakan salah seorang korban, Rosim sebelum bencana dirinya sedang bercengkrama dengan keluarganya di ruang tamu. “Namun tiba-tiba dari arah dapur datang suara seperti sesuatu yang menimpa tembok dapur rumah miliknya, dan sontak mengagetkan semua anggota keluarga, ketika dilihat, ternyata matrial tanah dari longsoran itu masuk ke dalam dapur, “ungkapanya

Badan Penanggulangan Bencanan Daerah (BPBD) Kabupaten Subang  bergerak ke dua lokasi bencana dan melakukan assesmen dan bersama aparat TNI, Taruna Siaga Bencana (Tagana) dan aparatur desa melakukan pembersihan material.

(anr)

Loading...

loading...

Feeds

Penelitian dalam Negeri Harus Didukung

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyatakan upaya membuat vaksin dalam negeri harus didukung. Selain untuk memenuhi kebutuhan …

Calon Jemaah Haji Wajib Divaksin

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Kementerian Kesehatan Arab Saudi dikabarkan telah mengeluarkan kebijakan baru terkait syarat mengikuti ibadah haji. Berdasarkan informasi hanya …

Rachmat Yasin Dituntut Empat Tahun Bui

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Mantan Bupati Bogor, Rachmat Yasin, dituntut empat tahun penjara atas kasus korupsi. Yasin diduga menerima gratifikasi dari …

Tukang Rias Meninggal di Kamar Kos

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Warga Kelurahan Panglejar, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, mendadak geger. Mereka dikejutkan dengan temuan sesosok mayat laki-laki di …

15 Nakes Covid, Puskesmas Cisalak Ditutup

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Puskesmas Cisalak, Kabupaten Subang ditutup. Ini karena 15 nakesnya terkonfirmasi positif virus Covid-19. Penutupan dilakukan selama 14  …

Ratusan Prajurit Kodam Divaksin Sinovac

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Ratusan prajurit TNI dijajaran Kodam III/Siliwangi menerima suntikan Vaksinasi Sinovac. Hal tersebut disampaikan Kapendam III/Siliwangi Kolonel Inf …