Informasi dihimpun Pojokjabar.com, bantuan aspal itu pada mulanya akan digunakan di Kompleks Puri Cipageran 1 Blok H2, RT 2 RW 28, Kelurahan Cipageran, Cimahi Utara, Kota Cimahi.

Namun pada Kamis (25/4/2019) atau seminggu usai Pileg 17 April, bantuan tersebut ditarik kembali oleh caleg tersebut.

Ketua RT 02, Ade Aso, membenarkan kejadian lucu ini, dimana caleg tersebut meminta lagi apa yang sudah dijanjikannya. Hal ini diceritakan Ade kepada wartawan seperti dilansir dari detikcom.

“Saya sendiri belum pernah bertemu langsung dengan caleg itu, perjanjian dan yang lainnya tidak dengan saya. Namun dengan beberapa orang,” kata Ade, Sabtu (27/4).

“Saya mandatkan kepada warga untuk menyimpan aspal tersebut difasilitas umum dan jangan digunakan. Takutnya kalau ada apa-apa kami yang disalahkan. Hanya satu barel,” tambah Ade.

(ps/ysp)