Terus Berupaya Tingkatkan Minat Baca

MEMBACA: Sejumlah warga sedang membaca buku di Kendaraan Perpustakaan Keliling yang sedsng berada di wilayah Parongpong beberapa waktu lalu.
(foto : MUHAMMAD HABIBI/RADAR BANDUNG)

MEMBACA: Sejumlah warga sedang membaca buku di Kendaraan Perpustakaan Keliling yang sedsng berada di wilayah Parongpong beberapa waktu lalu. (foto : MUHAMMAD HABIBI/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Sejak berdirinya perpustakaan desa (perpusdes) dan taman bacaan masyarakat di beberapa desa Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung (KBB) Barat akui jika angka minat baca di Bandung Barat meningkat.

Kepala Dinas Kerasipan dan Perpustakaan Daerah Kabupaten Bandung Barat Euis Suryati mengatakan, Pemkab Bandung Barat padah tahun ini menargetkan penambahan perpusdes dan TBM di setiap desa agar Minat Baca Warga Bandung Barat Meningkat. Dari jumlah 165 desa tesebut, rencananya akan ada penambahan puluhan perpusdes pada tahun ini.

“Tahun ke tahun selalu ada peningkatan bahakan sekarang minat baca di KBB meningkat sebesar 60 persen. Selain itu, sarana dan prasarana di sejumlah desa tersebut sudah memadai,” kata Euis Suryati, kepada wartawan di Ngamprah belum lama ini.

Eeuis menyebutkan dari 165 desa di Bandung Barat, sebanyak 80 desa sudah bisa menjalankan perpusdes dan TBM.

“Walaupun memang 80 desa ini mendapatkan dari dana desa. Namun, sebanyak 80 desa itu sudah replikasi, di sana ada buku, komputer dan fasilitas lainnya. Dan untuk sebagian desa, nanti dianggarkan tahun berikutnya,” ungkapnya.

Selama ini kata Euis, masyarakat desa banyak meminati buku-buku mulai dari pertanian, peternakan dan keterampilan. “Bantuan untuk buku sudah diberikan ke 165 titik. Karena masih ada desa yang belum diberikan,” ungkapnya.

Ia berharap minat baca masyarakat di desa bisa semakin meningkat. Terlebih, dengan semakin meningkatnya minat baca itu juga bisa mendongkrak ekonomi masyarakat.

Seperti contoh itu H. Ae, salah satu warga Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas. Dari membaca bisa menghasilkan pupuk buatan sendiri.

“Pada intinya, dengan membaca buku itu banyak manfaat sekali. Termasuk bisa juga mendongkrak Indek Pembangunan Manusia dan mengentaskan kemiskinan,” pungkasnya.

(bie)

Loading...

loading...

Feeds

rapbd

Pembahasan RAPBD 2020 Terhambat

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pembahasan Rancangan APBD Tahun Anggaran 2020 Kota Bandung terkendala posisi pimpinan dewan definitif. “Jadi memang minggu lalu, …

Wujudkan Kepedulian Lingkungan

Perwira Sespimma Polri angkatan 62 melakukan bakti sosial bedah rumah. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan …
ekonomi

Kembangkan Ekonomi Digital Inklusif

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Grab Indonesia guna meningkatkan ekonomi digital inklusif yang …
dokter cilik

Siapkan Dokter Cilik Tanggap Bencana

POJOKBANDUNG.com, Tim Pengabdian Masyarakat Unjani menggelar pelatihan dokter cilik di tingkat SD di Kota Cimahi. Melalui kegiatan tersebut, dokter cilik …
lounge

Digital Lounge Hadir di Kampus ITB

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pertama kali hadir di Kota Bandung, digital lounge kampus sebagai bentuk digitalisasi perbankan. Sejalan dengan tren gaya …
bandung

Wilayah Bandung Raya Diguncang Gempa

POJOKBANDUNG.com, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung mencatat, selama minggu kedua bulan September 2019, wilayah Jabar dan sekitarnya telah …