Tak Ingin Bebani Anak, JKN-KIS Bantu Sembuhkan Saraf Kejepit Anih

Anih (52)

Anih (52)

POJOKBANDUNG.com – Banyak orang yang mengalami sakit pinggang dan tungkai (paha hingga kaki) serta kelemahan pada anggota gerak bawah didiagnosis Herniasi Nukleus Pulposus (HNP). Penyakit HNP inilah yang dikenal di masyarakat kita sebagai saraf terjepit.

Anih (52), seorang janda yang ditinggal mendiang suaminya 4 tahun yang lalu, memiliki empat anak dan tiga orang cucu. Anih adalah salah satu peserta JKN-KIS mandiri kelas 3 yang pernah mengalami saraf terjepit setahun yang lalu. Hidupnya hanya bergantung kepada anak-anaknya, termasuk iuran JKN-KIS miliknya pun selalu dibayarkan oleh anaknya.

“Alhamdulillah sudah didaftarkan sama anak saya jadi peserta JKN-KIS. Iurannya pun dibayarkan oleh anak saya. Anak saya mah selalu tepat waktu bayar iurannya, tidak pernah menunggak, makanya waktu saya sakit langsung bisa digunakan,” ucap Anih saat ditemui, Jumat (26/4).

Anih sangat bersyukur dengan adanya JKN-KIS  yang telah menolong dirinya ketika sakit. Tidak tahu harus bagaimana lagi ketika sakit di usia tua. Ia merasa takut merepotkan anak-anaknya apalagi ketika sakit.

“Apalagi kondisi kayak sekarang, suami sudah tidak ada, siapa lagi yang diharapkan kalau bukan dari anak-anak. Tapi saya mah tidak ingin sakit, takut merepotkan mereka. Kalau boleh memilih mah ingin sehat terus, biar orang lain saja yang pakai itu JKN-KIS. Saya bersyukur anak-anak pada baik, mendaftarkan saya jadi peserta JKN-KIS juga sudah cukup sehingga saya tidak harus membebankan mereka kalau sewaktu-waktu sakit. Pokoknya hatur nuhun BPJS Kesehatan,” ucap nenek ini.

(apt)

Loading...

loading...

Feeds

BPJSTK Mengajar Edukasi Pelajar SD Cibentar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – BPJS Ketenagakerjaan Kantor Wilayah Jawa Barat berbagi ilmu pengetahuan dan memberikan semangat kepada siswa Sekolah Dasar (SD) …