Umbara : 01 Kalah di KBB, Wajar

KETAT : Sejumlah Polisi dari jajaran Brimob dan Sabhara Polres Cimahi menjaga ketat depan gedung lokasi proses rakapitulasi suara Pemilu 2019.  (foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

KETAT : Sejumlah Polisi dari jajaran Brimob dan Sabhara Polres Cimahi menjaga ketat depan gedung lokasi proses rakapitulasi suara Pemilu 2019. (foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

POJOKBANDUNG.com, NGAMPRAH – Meski belum secara resmi diumumkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengenai perolehan suara Pemilihan Presiden dan Legislatif pada Pemilu 17 April lalu, namun berdasarkan pengihitungan cepat pasangan calon presiden nomor urut 01, Jokowi-Maruf Amin kalah di Kabupaten Bandung Barat.


Menanggapi hal itu Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna akhirnya memberikan suara terkait kekalahan di wilayahnya dan juga di tempat pemungutan suara (TPS) tempatnya mencoblos di TPS 4 Lembang.

Menurut Umbara, kekalahan paslon 01 di Kabupaten Bandung Barat itu tidak terlalu memalukan mengingat di wilayah Jawa Barat paslon 01 pun juga mengalami kekalahan.

“Kami sudah upaya maksimal. Kalau rakyat ingin memilihnya 02 ya mau bagaimana lagi. TPS saya juga kalah ya wajar. Di TPS Sandiaga juga kan kalah Prabowo oleh Jokowi,” kata Umbara kepada sejumlah wartawan di Ngamprah, Senin (22/4/2019).

Ketika disinggung terkait perolehan sementara suara Partai Nasdem di KBB yang hanya mencapai 6,39 persen dan berada di posisi enam tertinggi melalui situs resmi pemilu.kpu.go.id, menurutnya itu sudah membaik.

“Dahulu Nasdem kan hanya mendapat berapa persen dan sekarang dapat sekitar lima kursi untuk DPRD KBB. Kekalahan kami oleh 02 itu efek jas Prabowo,” katanya.

Umbara menjelaskan, dengan lima kursi berarti setiap daerah pemilihan (dapil) diwakili satu calon. Hasil ini sangat membanggakan karena NasDem merupakan partai baru yang baru dua kali ikut pemilu.

“NasDem itu partai baru, saya juga masih sangat baru menjadi ketua partai ini. Raihan lima kursi sudah tergolong bagus dan mampu bersaing dengan partai yang sudah lama berdiri,” kata Umbara yang juga Bupati Bandung Barat ini.

Berdasarkan data penghitungan suara yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) Komisi Pemilihan Umum (KPU), Senin (22/4/2019) pukul 13.00 WIB,  Partai Gerindra untuk sementara meraih suara terbanyak pada pemilihan legislatif (pileg) Kabupaten Bandung Barat.

Partai yang dibentuk Prabowo Subianto ini meraih 18,59 persen disusul PKS 16,36 persen, PDIP (14,47 persen), Demokrat (10,99 persen), Golkar (9,92 persen) dan NasDem ( 6,39 persen). Dari situs resmi pemilu.kpu.go.id, baru 288 TPS atau 5,6 persen dari 5.088 TPS yang masuk.

Di antara enam partai yang menduduki posisi enam besar, lonjakan paling besar Partai NasDem. Diperkirakan NasDem bakal meraih lima kursi di DPRD Kabupaten Bandung Barat.

Secara terpisah, Ketua DPD PKS Kabupaten Bandung Barat Rismanto mengklaim berdasarkan perhitungan internal raihan suara PKS di atas 16 persen atau setara dengan delapan kursi. Bahkan ada potensi untuk menambah satu kursi.

“Pada pemilu 2014, PKS hanya meraih empat kursi. Insya Allah sekarang bertambah menjadi delapan kursi”  kata Rismanto.

Dari lima dapil, sumbangan suara PKS terbanyak di dapil 1.3 dan 5. Masing-masing meraih dua kursi, sementara dapil 2 dan 4  masing-masing menyumbang satu kursi.

“Naiknya suara tak bisa dilepaskan dari  meningkatnya tingkat kepercayaan dari eleman masyarakat ke PKS. Kerja keras kader, struktur, dan simpatisan juga menjadi pendengaran raihan suara PKS,” tuturnya.

(bie)

 

Loading...

loading...

Feeds

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mendapat suntikan vaksin Covid-19 untuk tahap kedua. Vaksinasi dilakukan di halaman Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, …

Wow! Kemendikbud Beri Bocoran Soal AN?

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan contoh soal Asesmen Nasional (AN) akan dilaksanakan pada September 2021. Adapun, penilaian AN itu …

Dukung UMKM, Integrasikan Layanan Iklan Digital

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel bersama Gojek terus memperkuat komitmen dalam mendorong pemberdayaan UMKM di Indonesia melalui pemanfaatan teknologi digital terdepan …