Pemerintah Provinsi Jabar Rencanakan Bangun Museum Demokrasi

Ridwan Kamil

Ridwan Kamil

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, akan membangun Museum Demokrasi di tahun 2020. Tujuannya, agar generasi muda paham betul pentingnya politik dan demokrasi.

Gubenur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan, Museum Demokrasi ini rencananya akan menampilkan berbagai hal tentang dunia demokrasi, khususnya yang terjadi di Jabar. Hadirnya museum akan jadi tempat pembelajaran penting bagi publik. Sehingga, kelak generasi muda di masa depan akan menyadari pentingna demokrasi.

“Sehingga anak-anak bisa belajar dan melihat masa depan kami (Indonesia) ini ditentukan oleh demokrasi ini. Itu sebuah ikhtiar di 2020 kita akan coba siapkan (museum),” ujar Emil sapaan Ridwan Kamil, kemarin.

Selain itu, hadirnya museum tersebut diharapkan sebagai perwujudan wajah Jawa Barat yang menjunjung tinggi demokrasi.

“Jabar harus jadi wajah terbaik (demokrasi) dari Indonesia,” jelasnya.

Diketahui, sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia dalam tugasnya. Emil pun mengusulkan nama-nama petugas KPPS tersebut diabadikan di Museum Demokrasi yang akan dibangun Pemprov Jabar bekerja sama dengan KPU maupun Bawaslu.

“Di dalamnya akan ada tribute to pahlawan pahlawan demokrasi,” imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya pun sedang menyiapkan agar Kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jabar berada dalam satu gedung. Saat ini, dia katakan, Kantor KPU Jawa Barat sendiri ada di Jalan Garut, Kota Bandung. Sedangkan Kantor Bawaslu Jawa Barat ada di Jalan Turangga, Kota Bandung.

Menurut Emil apabila keduanya ditempatkan dalam satu gedung, sinergi dan koordinasi keduanya diharapkan terbangun lebih baik.

“Kami sudah berkomitmen di tahun-tahun mendatang kita ingin gedungnya Bawaslu dan KPU ini bersatu, enggak berpisah-pisah kayak sekarang,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Iwa Karniwa mengungkapkan, rencana menyatukan kantor Bawaslu dan KPU merupakan ide lama. Hanya saja, saat ini kembali digaungkan.

Dalam menyatukan kantor tersebut, Pemprov Jawa Barat hanya memasilitasi lahan, sedangkan bangunannya adalah kewenangan KPU dan Bawaslu Pusat. Dia berharap dapat direalisasikan.

“Apakah nanti tempatnya di Jalan Garut atau Jalan Turangga, itu tinggal dikaji saja nanti,” pungkasnya.

(arh/net)

Loading...

loading...

Feeds

Wujudkan Kepedulian Lingkungan

Perwira Sespimma Polri angkatan 62 melakukan bakti sosial bedah rumah. Kegiatan sosial tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan …
ekonomi

Kembangkan Ekonomi Digital Inklusif

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Grab Indonesia guna meningkatkan ekonomi digital inklusif yang …
dokter cilik

Siapkan Dokter Cilik Tanggap Bencana

POJOKBANDUNG.com, Tim Pengabdian Masyarakat Unjani menggelar pelatihan dokter cilik di tingkat SD di Kota Cimahi. Melalui kegiatan tersebut, dokter cilik …
geopark

Pemprov Jabar Kejar Status Geopark Nasional

POJOKBANDUNG.com, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan kawasan karst Citatah berstatus Geopark Nasional pada tahun 2020 dan menjadi salah satu kawasan …
narawita

Pemerintah Desa Narawita Tekan Stunting

POJOKBANDUNG.com, CICALENGKA –Pemerintahan Desa Narawita Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung sedang berusaha menekan angka pertumbuhan stunting (pertumbuhan seseorang yang tidak sesuai …
pendonor

Sepuluh Pendonor Subang Diganjar Penghargaan

POJOKBANDUNG.com, SUBANG – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Subang memberi penghargaan kepada sepuluh pendonor darah sukarela, yang telah melakukan aksi …