Uji Coba Trayek Tetap Akan Dilakukan

TRANSPORTASI : Sejumlah Angkot dar berbagai trayek di Cimahi mangkal di Jalan Raya Cimindi, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu. (foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

TRANSPORTASI : Sejumlah Angkot dar berbagai trayek di Cimahi mangkal di Jalan Raya Cimindi, Kota Cimahi, beberapa waktu lalu. (foto : TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Rencana uji coba trayek Angkutan Kota (Kota) Umum baru, belum mendapat persetujuan dari pihak ojek pangkalan. Sebab, bisa berdampak pada penghasilan sebagian pelaku usaha ojek yang mangkal di sejumlah wilayah, yang nantinya akan dilalui Angkot.

Salah seorang pengojek, Wandi (37), mengaku khawatir konsumen atau langganannya beralih ke armada Angkot yang dinilai lebih murah. Sehingga penghasilannya kembali terancam, setelah sebelumnya ojek online yang mengurangi penghasilan kesehariannya.

“Makanya saya bersama pengojek lainnya belum menyepakati trayek baru yang akan dilakukan Dishub,” katanya.

Pihak Dinas Perhubungan Kota Cimahi pun mengakui, jika niatnya tersebut belum mendapat persetujuan dari sejumlah pelaku usaha ojek pangkalan, meski sempat dilakukan sosialisasi.

Kepala Seksi Angkutan, Dinas Perhubungan Kota Cimahi, Ranto Sitanggang mengatakan, dari hasil sosialisasi yang dilakannya beberapa waktu lalu, memang ojek pangkalan belum bisa menerima apabila trayek tersebut diberlakukan.

“Pengakuannya, mereka khawatir penumpangnya beralih ke angkot setelah adanya trayek baru. Tapi kita sudah sampaikan bahwa, sasaran konsumen ojek sama angkot berbeda, sehingga tidak akan mengganggu secara signifikan,” kata Ranto

Sementara itu, wilayah yang rencananya akan dilalui oleh trayek baru, yakni Citeureup-Cimindi, melintasi Pasar Citeureup (Pasar Kuda), masuk lewat Jalan Kamarung, Jalan Permana, Jalan Sukarasa, Jalan Ciawitali, Jalan Demang Hardjakusumah, Jalan Jati Serut, Jalan Pesantren, Jalan Amir Mahmud dan masuk ke Terminal Cimindi.

Kendati belum mendapat dukungan dari pelaku ojek pangkalan, namun Dishub tetap akan melakukan ujicoba trayek baru, untuk Angkot di ruas jalan yang belum terlintasi transportasi umum.

Ranto menyebutkan, uji coba tersebut rencanya akan dilakukan selama lima hari pada bulan Juli 2019 mendatang. Untuk persiapanya, lanjut dia, masih mengacu pada hasil sosialiasi.

“Nanti setelah lebaran kita akan undang semua stakeholder untuk uji coba trayek ini,” ungkapnya

Menurut dia, uji coba trayek baru tersebut jelas perlu dilakukan, agar bisa diketahui kekurangannya, sehingga agar tidak terjadi permasalahan setelah diterapkan secara permanen.

“Saat uji coba nanti, kita akan melibatkan aparat kepolisian Polres Cimahi dan Seksi Rekayasa Arus Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Cimahi,” tuturnya.

Apabila dalam uji coba tersebut tidak sesuai dengan hasil yang diharapkan, kata Ranto, pihaknya akan melakukan perubahan terhadap rute yang akan dilalui angkot tersebut. Dengan begitu, adanya trayek baru ini belum bisa dipastikan bisa merugikan ojek pangkalan.

“Kita lihat saja hasil uji coba trayek nanti,” pungkasnya.

(dan)

Loading...

loading...

Feeds