Sisi Gelap Caleg Mempengaruhi Psikologi Pemilih

POJOKBANDUNG.com – Pakar Psikologi, Ratih Ibrahim menyebut kasus korupsi dan skandal pribadi berpotensi memengaruhi pilihan politik rakyat dalam Pemilu 2019. Menurut dia, kepercayaan rakyat terhadap caleg akan memudar jika tersangkut kasus.


“Kasus-kasus, aib punya potensi memengaruhi psikologi pemilih. Ada trust yang jadi terganggu dan rusak,” ujar Ratih saat dihubungi wartawan, Senin (15/3).

Hanya saja, kata dia, caleg yang memiliki skandal atau tersangkut kasus masih memiliki peluang terpilih. Syaratnya, masyarakat menutup mata atas skandal atau kasus yang dimiliki caleg.

“Kecuali pemilihnya memang buta atau membutakan diri terhadap kasus tersebut,” ujar dia.

Psikolog sosial UGM, Koentjoro mengungkapkan hal senada. Dia menyebut sisi gelap caleg berpotensi menghapus sisi rasionalitas pemilih saat hendak menyalurkan suara di Pemilu 2019.

“Namun, kalau kepatuhan sudah terbentuk pemilih akan membela dan merasionalkan kenapa perilaku caleg itu bisa terjadi,” ujar dia, Senin ini.

Ketika kepatuhan terbentuk, kata dia, masyarakat akan mewajarkan aksi korupsi seseorang caleg. Rakyat akan menilai caleg korupsi karena tidak memiliki dana atau tidak cukup percaya diri bertarung di Pemilu 2019.

“Terlebih lagi ada desakan terus menerus dari timsesnya,” ungkap dia.

Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan foto-foto mesum caleg partai Demokrat berinisial F, dan juga skandal yang melibatkan keluarga caleg Partai Gerindra berinisial S. Selain skandal pribadi, sejumlah caleg juga terjerat kasus korupsi dan narkotika.

Pada 11 April 2019, seorang caleg dari Partai Gerindra berinisial AM asal Kota Bandung, Jawa Barat, ditangkap Polda Jawa Barat. AM ditangkap polisi lantaran kedapatan menggunakan sabu seberat 0,6 gram.

(mg10)

Loading...

loading...

Feeds

Telkomsel Gelar Dunia Games League 2021

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Telkomsel terus bergerak maju menegaskan komitmennya sebagai enabler dalam ekosistem esports Tanah Air melalui penyelenggaraan Dunia Games …