Pemkab Bandung Segera Bangun Gedung Capetang

(foto: Ilustrasi)

(foto: Ilustrasi)

POJOKBANDUNG.com, SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung membangung sarana untuk mengembangkan potensi anak, bernama Gedung Calon Pemimpin di Masa Datang (Capetang). Dikawasan Taman Perpustakaan Pemkab Bandung.

Pada awalnya gedung itu dibangun untuk sarana penitipan anak khusus karyawan/karyawati Pemkab Bandung. Namun atas dasar pemikiran bahwa kebutuhan anak mulai dari 0 sampai 18 tahun semakin bertambah, gedung tersebut tidak hanya diperuntukkan bagi anak usia dini.

Bupati Bandung Dadang M. Naser  meyebutkan, gedung Capetang dapat dijadikan sebagai sarana kreativitas anak, juga sebagai sarana olahraga semisal yoga kids (yoga anak). Selain itu dapat juga untuk mengedukasi para orangtua perihal tumbuh kembang anak. Garis besarnya prasarana ini merupakan salah satu penunjang terwujudnya Kabupaten Bandung layak anak,” ucap Bupati Dadang Naser dalam sambutannya.

Pembangunan Capetang, tambahnya, merupakan salah satu wujud perhatian pemerintah daerah terhadap anak-anak sebagai calon pemimpin di masa yang akan datang. “Kita terus berikan motivasi sejak dini agar terbentuk pemimpin-pemimpin yang punya karakter, pemimpin yang bertanggung jawab, untuk mewujudkan masyarakat yang maju, mandiri dan berdaya saing,” imbuhnya pula.

Dadang mengapresiasi kerjasama dan kolaborasi yang dilakukan Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan), Dinas Pertanian (Distan), Dinas Perdagangan dan Industri (Disperin), Dinas Arsip dan Perpustakaan (Disarpus), Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) atas pemanfaatan gedung tersebut.

“Inilah yang harus terus kita lakukan, mana program utama dan mana yang partisipatif, kita kuatkan kolaborasi sehingga kekompakan dan semangat Sabilulungan semakin nampak,” tutup Dadang.

Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung Ir. Erwin Rinaldi menambahkan, gedung baru tersebut dapat dimanfaatkan untuk beragam kegiatan positif.

“Anak-anak remaja bisa menjadikan sarana baru tersebut sebagai area berkumpul, nanti bisa difasilitasi DP2KBP3A untuk edukasi terkait perlindungan anak, atau dengan Disarpus misalnya melatih story telling (bercerita),” tambah Kepala Disperkimtan.

Masyarakat umum pun dapat memanfaatkan fasilitas tersebut untuk berbagai macam kegiatan. “Bila dikelola oleh komunitas tentu akan lebih bagus lagi, karena mereka punya kegiatan rutin yang intensitasnya cukup sering. Kami di sini hanya menyediakan fasilitasnya, silakan dimanfaatkan, dan bukan tidak mungkin konsep ini bisa dijadikan contoh untuk dikembangkan di wilayah juga,” terang Erwin Rinaldi.

Pada kesempatan yang sama Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kabupaten Bandung Hj. Kurnia Agustina Dadang Naser menuturkan, keberadaan spot kreativitas baru itu bertujuan untuk lebih menggali potensi anak yang ada di Kabupaten Bandung.

“Hampir sepertiga penduduk Kabupaten Bandung berusia anak sampai remaja, artinya sarana prasarana yang ada harus mendukung dan memadai. Siapa tahu, dengan tergalinya potensi anak di Capetang ini, salah satu dari mereka akan menjadi bupati, gubernur atau menteri,” tutur Bunda PAUD.

Terlebih lagi untuk mewujudkan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA), kata Kurnia, pemerintah daerah harus memenuhi 10 hak anak yang salah satunya adalah hak bermain.

“Kalau bermain dalam artian berkreasi sudah dilarang, atau sulitnya anak mendapat tempat untuk berekspresi, bagaimana kita bisa memberikan rangsangan kepada mereka untuk berkembang lebih baik lagi,” ucap Kurnia.

Perempuan yang akrab disapa Teh Nia itu menambahkan, banyak sekali spot yang bisa dijadikan contoh dari komplek perkantoran Pemkab Bandung untuk diterapkan di wilayah kecamatan. Teh Nia menyebutkan wilayah kecamatan dengan karakter lingkungan yang alami dapat dibuat taman seperti taman uncal.

“Kalau potensi di kecamatannya ada lahan lebih, buatkanlah seperti taman  perpustakaan dengan Gedung Capetang ini. Kenali karakter daerahnya untuk mencari kesamaan dengan yang sudah ada di komplek pemkab,” pungkasnya.

(Ipn)

loading...

Feeds

ypt

YPT Bangun Telkom University Landmark Tower

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Telkom University tengah mempersiapkan dua Fakultas baru. Untuk merealisasikannya, Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) akan membangun fasilitas gedung …
musim

Musim Kemarau,Waspada Terjadi Kebakaran

POJOKBANDUNG.id, CIMAHI – Pemadam Kebakaran Kota Cimahi mewaspadai potensi kebakaran ilalang dan kebakaran akibat pembakaran sampah memasuki musim kemarau tahun …
devisit

Kota Bandung Devisit Anggaran Rp609 Miliar

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memiliki sejumlah alternatif untuk menambah pendapatan daerah. Pemangkasan anggaran belanja tidak langsung kemungkinan …
militer

Taman Militer Cimahi Sedot Rp 450 Juta

POJOKBANDUNG.com, CIMAHI – Untuk memperindah tata kota, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Cimahi segera melakukan pembangunan dekorasi kota. Khusus …

Pentingnya Adaptasi Akuntan di Era 4.0

POJOKBANDUNG.com, JAKARTA – Sekolah Kajian Stratejik dan Global Universitas Indonesia (SKSG UI) bekerjasama dengan Pranadipta Consulting melaksanakan Focus Group Discussion …
komando

Koopsau Torehkan Tinta Emas

POJOKBANDUNG.com, SUBANG- Sejak dibentuk pada tanggal 15 juni 1951, Komando Operasi TNI Angkatan Udara telah menorehkan banyak tinta emas dalam …
tiga

Tiga Raperda Terus Dibahas

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan DPRD Provinsi Jawa Barat terus mematangkan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Tiga …
koni

KONI Kota Bandung Harus Buktikan Prestasi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Ema Sumarna meminta, pengurus baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) ?Kota Bandung …
perpajakan

Singkronisasi Data Cegah Praktik Korupsi

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Upaya dalam memaksimalkan pemberantasan korupsi terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, khususnya di sektor perpajakan. Langkah …