200 DPT Babakan Ciparay Diduga Dihilangkan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Jelang pemilihan presiden dan legislatif 2019, anggota DPR-RI Junico BP Siahaan menemukan adanya dugaan penghilangan 200 nama dalam daftar pemilih tetap (DPT) di Babakan Ciparay, Kota Bandung.

Hal tersebut disampaikan Nico Siahaan sapaan akrabnya, saat menggelar konferensi pers di DPC PDI Perjuangan, Jalan Martanegara, Kota Bandung, Senin (15/4).

Junico mengatakan, berdasarkan data dan informasi yang diterima dari warga Sumbersari, sebenarnya sudah diadukan pihaknya ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandung satu bulan yang lalu.

“Sebulan lalu kami sudah mengkoordinasikan dengan KPU, banyak warga Sumbersari yang tidak masuk DPT ketika dicek dan beliau (KPU) menjamin bahwa itu akan masuk DPT,” ucapnya.

Namun, menurutnya, hingga memasuki H-2 pencoblosan 200 warga tersebut tidak masuk dalam DPT dan hanya 6 warga saja yang masuk dalam DPT.

“Ternyata sampai hari ini dari 200 itu yang masuk DPT hanya 6 orang,” tegasnya.

Oleh karena itu, dirinya mengharapkan KPU sebagai penyelenggara pemilu harus segera mengambil keputusan terkait nasib 200 warga tersebut yang tidak terdaftar dalam DPT.

“Hak suara jangan sampai hilang. Itu saja yang harus dipikirkan penyelenggara,” tuturnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Bandung, Suharti menampik adanya pembiaran terkait permasalahan warga sumbersari yang tidak masuk DPT. Pihaknya juga sudah menurunkan tim untuk audiensi dengan warga yang tidak terdaftar dalam DPT tersebut.

“Sebenarnya hak mereka enggak hilang, hari ini petugas kita sedang kesana,” ungkapnya.

Menurut Suharti, yang menjadi permasalahan sebenarnya yakni calon pemilih yang seringkali tidak berada di kediamannya saat dilakukan pendataan.

“Mereka selama ini susah ketika dikunjungi rumah tidak pernah ada bagaiamama bisa mendata mereka,” jelasnya.

Suharti juga menegaskan, warga yang tidak masuk dalam DPT tersebut. Warga tersebut nantinya akan menjadi Daftar Pemilih Khusus (DPK) untuk melakukan pencoblosan dengan cara menunjukkan KTP saja.

“Mereka bisa menjadi DPK kalau KTP Kota Bandung, ada aturan selama masih KTP Bandung bisa menggunakan hak pilihnya tetapi waktunya jam 12 siang,” pungkasnya.

(azs)

loading...

Feeds

rs

Dewan Sorot Kekosongan Pimpinan Enam RS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bakal mengagendakan pertemuan dengan Pemeritah Provinsi Jawa Barat, terutama …
regulasi

Regulasi Rumit Ganggu Harga Pangan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Galuh Octania mengingatkan pemerintah terkait harga pangan. Menurutnya, bahwa regulasi …

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

Pendekatan zonasi tidak hanya diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa pendekatan serupa …