Jadi Tuan Rumah Pospenas, Jabar Bidik Juara Umum

Sekda Jabar, Iwa Karniwa didampingi Kadispora Jabar, Engkus Sutisna dan Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar, Dadang Ronda usai pembukaan pelatihan bagi pembina/pelatih olahraga di ponpes se Jabar di Hotel Isola Bandung, Selasa (9/4/2019). Foto:Istimewa

Sekda Jabar, Iwa Karniwa didampingi Kadispora Jabar, Engkus Sutisna dan Kabid Pembudayaan Olahraga Dispora Jabar, Dadang Ronda usai pembukaan pelatihan bagi pembina/pelatih olahraga di ponpes se Jabar di Hotel Isola Bandung, Selasa (9/4/2019). Foto:Istimewa

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Barat menggelar pelatihan bagi pembina/pelatih olahraga di pondok pesantren se Jawa Barat tahun 2019 di Hotel Isola Bandung, Selasa (9/4/2019).

Sekda Jawa Barat, Iwa Karniwa yang membuka acara dalam sambutannya mengatakan, berdasarkan keputusan bersama antara Menpora, Menag, Mendiknas,  Mendagri dan Menteri Pariwisata nomor :  060/ menpora / 2000: ma/178/2000;28/vii/p/2000; skb-02 / mnpk / vii/2000, tentang : penyelenggaraan pekan olahraga dan seni  antar pondok pesantren tingkat nasional, bahwa pekan olahraga dan seni antar pondok pesantren tingkat nasional akan dilaksanakan secara berkesinambungan dan berkala, yaitu setiap 3 tahun sekali, pospenas terakhir 206, selanjutnya pada tahun 2019 ini.

Para peserta pelatihan pembina olahraga di pondok pesantren se Jabar tahun 2019 menyimak pemarapan Sekda Jabar, Iwa Karniwa di Hotel Isola Bandung, Selasa (9/4/2019). Foto:Istimewa

”Merespon SKB lima kementerian tersebut diatas, maka dalam rangka mempersiapkan dan mengirimkan kontingen pada kegiatan multi even tiga tahunan tersebut, Pemprov Jawa Barat, dalam hal ini Dispora, berkoordinasi dengan kantor kementerian agama wilayah Jawa Barat, melakukan langkah-langkah yang secara ilmiah dan metodologis dapat dipertanggungjawabkan yaitu : sistematis, berjenjang dan berkesinambungan. Diantaranya  dengan melaksanakan pekan olahraga dan seni antar pondok pesantren di tingkat wilayah (Pospedawil), kemudian dilanjutkan ke pekan olahraga dan seni antar pondok pesantren tingkat daerah Jawa Barat (Pospeda), sebagai ajang seleksi pembentukan kontingen jawa barat menuju pekan olahraga dan seni antar pondok pesantren tingkat nasional (Pospenas),” ujar Iwa.

Iwa menambahkan, disamping itu agar pelaksanaan berbagai tahapan tersebut dapat lebih berkualitas, maka Dispora Jabar juga secara konsisten menyelenggarakan kegiatan pelatihan kecabangan bagi para pelatih olahraga di lingkungan pondok pesantren tingkat Jabar.

”Dengan demikian, diharapkan para pelatih kelak dapat mempergunakan  metode-metode yang ilmiah didalam mempersiapkan tim nya dalam mengikuti berbagai kejuaran, termasuk pada pelaksanaan Pospenas VIII tahun 2019. Semoga Jabar minimal dapat mempertahankan posisi juara ke II, atau bahkan meraih juara umum,” katanya.

Senada dengan Sekda Jabar, Kadispora Jabar, Engkus Sutisna didampingi Kabid Pemberdayaan Olahraga Dispora Jawa Barat, Dadang Ronda, mengatakan, pelatihan bagi pembina/pelatih olahraga di pondok pesantren se Jawa Barat tahun 2019 sebagai salah satu persiapan menghadapi Pospenas 2019. ”Yang mana Jawa Barat menjadi tuan rumah Pospenas 2019 dan supaya berhasil menjadi juara umum,” ujar Dadang Ronda.

”Dispora Jabar terus melakukan persiapan menyambut Pospenas 2019. Semoga saja Jabar menjadi yang terbaik dan meraih juara umum Pospenas 2019,” pungkas Dadang Ronda.

(azm/ymi/pojokbandung)

 

loading...

Feeds

rs

Dewan Sorot Kekosongan Pimpinan Enam RS

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Dewan Perwakilan Rakyar Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat bakal mengagendakan pertemuan dengan Pemeritah Provinsi Jawa Barat, terutama …
regulasi

Regulasi Rumit Ganggu Harga Pangan

POJOKBANDUNG.com, BANDUNG – Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Galuh Octania mengingatkan pemerintah terkait harga pangan. Menurutnya, bahwa regulasi …

Kemendikbud Siapkan Rotasi Guru

Pendekatan zonasi tidak hanya diterapkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyatakan bahwa pendekatan serupa …